Lewati ke konten utama

Pedoman Baru Izin Tinggal Permanen (Eijuu) Resmi Berlaku 1 Oktober 2026: Aturan Mana yang Dipakai untuk Permohonan Anda

Sekitar 5 menit membaca

Imigrasi Jepang resmi merevisi pedoman Eijuu pada 1 Oktober 2026. Standar penghasilan rata-rata rumah tangga Jepang sudah dipakai sejak sekarang, sedangkan syarat pensiun, bahasa Jepang B1, dan keluar negeri lama berlaku untuk permohonan mulai 1 April 2027. Biaya naik menjadi ¥200.000.

Ilustrasi seorang pekerja Indonesia berkemeja rapi memegang map dokumen di samping kartu izin tinggal besar berlambang bintang, dengan kalender, buku pensiun dengan tumpukan koin, dan buku pelajaran bahasa Jepang.

Pedoman izin tinggal permanen (永住許可に関するガイドライン / Eijuu Kyoka ni Kansuru Guideline) resmi direvisi pada 1 Oktober 2026. Bulan Agustus lalu isinya masih berupa rancangan. Sekarang Imigrasi Jepang (出入国在留管理庁) sudah menetapkan versi finalnya, sekaligus jadwal kapan setiap aturan baru mulai dipakai.

Bagi Anda yang berencana mengajukan Eijuu dalam satu atau dua tahun ke depan, yang paling penting sekarang adalah tanggal Anda mengajukan permohonan. Tanggal itu menentukan aturan mana yang dipakai untuk menilai Anda.

Semua isi artikel ini dicek dari situs resmi Imigrasi Jepang pada 19 Oktober 2026.

Ringkasan cepat

  • Pedoman baru ditetapkan 1 Oktober 2026
  • Berlaku penuh untuk permohonan yang diajukan mulai 1 April 2027
  • Aturan soal penghasilan sudah dipakai lebih awal: untuk permohonan sejak 1 April 2026 yang masih diperiksa pada 1 Oktober 2026, dan untuk permohonan sampai 31 Maret 2027
  • Penghasilan rumah tangga dinilai apakah terus-menerus di atas rata-rata rumah tangga Jepang dengan jumlah anggota yang sama
  • Mulai April 2027 ditambah: perkiraan pensiun, kemampuan bahasa Jepang setara B1, aturan keluar negeri lama, dan kewajiban anak usia wajib belajar bersekolah
  • Biaya izin tinggal permanen untuk permohonan yang diterima sejak 1 Oktober 2026: ¥200.000 (sebelumnya ¥10.000)

Aturan mana yang berlaku untuk Anda

Imigrasi membagi berdasarkan tanggal permohonan diterima:

  • Diajukan sampai 31 Maret 2026 — pedoman lama (revisi 24 Februari 2026)
  • Diajukan 1 April 2026 sampai 31 Maret 2027 — pada dasarnya pedoman lama, tetapi bagian penghasilan memakai pedoman baru
  • Diajukan mulai 1 April 2027 — pedoman baru berlaku penuh

Artinya, kalau Anda sudah mengajukan pada musim semi atau musim panas 2026 dan belum ada keputusan, penilaian penghasilan Anda bisa memakai standar baru.

Apa yang berubah: 7 poin

1. Penghasilan: dibandingkan dengan rata-rata rumah tangga Jepang

Pedoman baru melihat apakah total penghasilan tahunan rumah tangga (同一生計世帯) terus-menerus melampaui rata-rata penghasilan rumah tangga Jepang dengan jumlah anggota yang sama. Keluarga yang Anda tanggung ikut dihitung sebagai anggota rumah tangga. Untuk rumah tangga 5 orang atau lebih, ada tambahan pada standar penghasilan.

Yang perlu dicatat: penghasilan anggota keluarga yang tinggal dengan izin tinggal bukan kerja — misalnya Kazoku Taizai (家族滞在) yang kerja part-time — pada prinsipnya tidak dihitung.

Imigrasi belum mengumumkan angka yen yang pasti untuk standar ini. Hati-hati dengan angka yang beredar di media sosial.

2. Pensiun: perkiraan nenkin di masa depan (mulai April 2027)

Dinilai apakah perkiraan pensiun Anda di masa depan mencapai tingkat orang yang ikut Kousei Nenkin selama 30 tahun dengan penghasilan rata-rata orang Jepang. Kalau belum cukup, kekurangannya bisa ditutup dengan aset keuangan (tabungan dan sejenisnya). Besarnya standar aset ini berbeda menurut usia saat mengajukan. Kalau Anda punya pasangan, perkiraan pensiun suami-istri digabung.

Ini berbeda dari aturan lama yang hanya melihat apakah iuran sudah dibayar dengan benar. Membayar iuran tepat waktu tetap wajib — kalau sedang kesulitan bayar, urus lewat pembebasan iuran Kokumin Nenkin, jangan dibiarkan menunggak.

3. Bahasa Jepang: setara B1 (mulai April 2027)

Dipertimbangkan apakah Anda punya kemampuan bahasa Jepang setara B1 atau lebih menurut Nihongo Kyouiku no Sanshouwaku (日本語教育の参照枠). Ada pengecualian, antara lain untuk Koudo Jinzai dan keluarganya, serta orang yang menempuh pendidikan dasar–menengah di Jepang selama jangka tertentu.

Ujian dan nilai mana yang dipakai sebagai bukti belum diumumkan secara resmi per tanggal pengecekan.

4. Lama tinggal: 10 tahun, 5 tahun di antaranya dengan izin kerja atau izin tinggal menetap

Pada prinsipnya Anda harus sudah tinggal di Jepang terus-menerus 10 tahun atau lebih, dan 5 tahun atau lebih di antaranya dengan izin tinggal kerja atau izin tinggal menetap. Anda juga harus memegang masa tinggal terpanjang untuk izin tinggal Anda saat ini.

Untuk pekerja Indonesia, satu hal penting yang sudah berlaku sejak sebelumnya: masa tinggal sebagai Ginou Jisshuu dan Tokutei Ginou 1 tidak dihitung sebagai bagian 5 tahun izin kerja itu. Jadi bagi yang datang lewat magang, hitungan 5 tahun biasanya dimulai setelah pindah ke izin seperti Tokutei Ginou 2 atau Gijinkoku. Alurnya ada di panduan pindah dari magang ke Tokutei Ginou.

Ada aturan peralihan soal masa tinggal "3 tahun": untuk permohonan sampai 31 Maret 2027, masa tinggal 3 tahun dapat dianggap sebagai masa terpanjang.

5. Pasangan orang Jepang atau Eijuusha (mulai April 2027)

Untuk pasangan orang Jepang, Eijuusha, atau Tokubetsu Eijuusha, syaratnya menjadi pernikahan nyata minimal 5 tahun dan tinggal di Jepang terus-menerus minimal 3 tahun (sebelumnya 3 tahun menikah dan 1 tahun tinggal). Untuk anak kandung, syarat tinggalnya menjadi minimal 3 tahun.

6. Keluar negeri lama (mulai April 2027)

Dalam 10 tahun terakhir, kalau tanpa alasan yang wajar Anda pernah keluar Jepang 6 bulan atau lebih dalam sekali pergi, atau total 2 tahun 6 bulan atau lebih, pada prinsipnya dinilai negatif. Kalau Anda sering pulang ke Indonesia dalam waktu lama, mulai catat tanggal keluar-masuk Anda.

7. Anak usia wajib belajar harus bersekolah (mulai April 2027)

Kalau Anda mengasuh anak usia wajib belajar, anak itu harus bersekolah di SD atau SMP.

Pajak dan iuran: dilihat per rumah tangga

Pembayaran pajak dan iuran asuransi sosial dinilai bersama keluarga. Tunggakan pasangan juga bisa berpengaruh. Pastikan Juuminzei, asuransi kesehatan, dan nenkin seluruh anggota keluarga tidak ada yang tertunggak.

Biaya naik menjadi ¥200.000

Biaya izin tinggal permanen untuk permohonan yang diterima sejak 1 Oktober 2026 adalah ¥200.000. Yang dipakai adalah tanggal permohonan diterima, bukan tanggal izin keluar. Untuk orang yang mengalami kesulitan ekonomi dan memenuhi syarat tertentu, ada sistem pengurangan atau pembebasan biaya — syarat dan dokumennya ada di halaman resmi Imigrasi. Angka biaya lengkap tercantum di leaflet resmi Imigrasi; cek lagi sebelum datang ke loket.

Yang bisa Anda lakukan sekarang

  • Tentukan kapan Anda akan mengajukan: sebelum atau sesudah 1 April 2027
  • Hitung lama tinggal Anda dengan izin kerja, tanpa masa Ginou Jisshuu dan Tokutei Ginou 1
  • Kumpulkan bukti penghasilan rumah tangga beberapa tahun terakhir (gensen choushuuhyou, kazei shoumeisho)
  • Cek apakah ada tunggakan pajak, asuransi kesehatan, atau nenkin — termasuk milik pasangan
  • Cek perkiraan pensiun Anda di Nenkin Net atau surat Nenkin Teikibin
  • Mulai siapkan bukti bahasa Jepang kalau Anda menargetkan pengajuan setelah April 2027
  • Catat semua perjalanan ke luar Jepang selama 10 tahun terakhir

Untuk latar belakang rancangan revisi bulan Agustus, baca berita rancangan revisi aturan Eijuu. Syarat dasar Eijuu dan aturan pencabutan izin ada di panduan izin tinggal permanen.

Penutup

Artikel ini adalah informasi umum berdasarkan halaman resmi Imigrasi Jepang pada 19 Oktober 2026, dan bukan nasihat hukum. Penilaian Eijuu dilakukan kasus per kasus, dan memenuhi semua poin di atas tidak menjamin izin keluar. Imigrasi juga bisa menambah penjelasan, misalnya soal angka standar penghasilan atau bukti bahasa Jepang. Sebelum mengajukan, konfirmasikan ke kantor imigrasi regional, Pusat Informasi Imigrasi, atau gyouseishoshi/pengacara yang menangani urusan imigrasi.

BagikanWhatsAppLINEFacebook