Lewati ke konten utama

Melahirkan di Jepang: 6 Uang dan Keringanan yang Bisa Diterima Pekerja Indonesia (Ichijikin, Teate, sampai Ikukyuu 80%)

Sekitar 6 menit membaca

Selain Ichijikin ¥500.000, ada uang dari kota, Shussan Teatekin, tunjangan cuti mengasuh anak 67% (ayah juga berhak), tambahan 13% hingga total 80%, dan pembebasan iuran. Ini syarat dan urutan mengurusnya (dicek 22 Oktober 2026).

Ilustrasi ayah Indonesia menggendong bayi baru lahir di samping istrinya yang berhijab, dengan buku kesehatan ibu dan anak, ikon tumpukan koin, kalender dengan jejak kaki bayi, dan gedung rumah sakit

Melahirkan di Jepang: 6 Uang dan Keringanan yang Bisa Diterima Pekerja Indonesia (Ichijikin, Teate, sampai Ikukyuu 80%)

Melahirkan di Jepang memang mahal. Tapi banyak pekerja Indonesia hanya tahu satu bantuan, yaitu Shussan Ikuji Ichijikin ¥500.000, padahal masih ada beberapa uang dan keringanan lain yang sering terlewat, terutama untuk suami yang bekerja dan istri yang ikut asuransi perusahaan.

Artikel ini merangkum 6 hal itu, siapa yang berhak, dan kapan harus mengurusnya. Informasi dicek per 22 Oktober 2026 dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan (厚生労働省), Japan Pension Service (日本年金機構), dan pemerintah kota.

Ringkasan cepat

  • 1. Shussan Ikuji Ichijikin (出産育児一時金): ¥500.000 per bayi. Untuk semua peserta asuransi kesehatan, termasuk Kokumin Kenkou Hoken dan istri yang menjadi tanggungan suami.
  • 2. Ninpu no Tame no Shien Kyuufu (妊婦のための支援給付): dari kota, ¥50.000 saat lapor kehamilan + ¥50.000 per bayi setelah lahir.
  • 3. Shussan Teatekin (出産手当金): pengganti gaji saat cuti melahirkan, 2/3 dari gaji harian standar. Hanya untuk ibu yang ikut asuransi kesehatan perusahaan.
  • 4. Ikuji Kyuugyou Kyuufukin (育児休業給付金): saat cuti mengasuh anak, 67% gaji selama 180 hari pertama, lalu 50%. Ayah juga berhak.
  • 5. Shusseigo Kyuugyou Shien Kyuufukin (出生後休業支援給付金): tambahan 13% sampai 28 hari, sehingga totalnya 80% (setara gaji bersih penuh).
  • 6. Pembebasan iuran asuransi sosial dan nenkin selama cuti melahirkan dan cuti mengasuh anak.

1. Shussan Ikuji Ichijikin: ¥500.000 per bayi

Siapa pun yang ikut asuransi kesehatan publik di Jepang dan melahirkan akan mendapat ¥500.000 per bayi. Jumlah ini berlaku sejak April 2023 (sebelumnya ¥420.000). Kembar dua berarti dua kali lipat.

  • Berlaku untuk peserta asuransi perusahaan (Kenkou Hoken / Kyoukai Kenpo), Kokumin Kenkou Hoken dari kota, dan istri yang menjadi tanggungan (被扶養者) suami. Untuk tanggungan, namanya Kazoku Shussan Ikuji Ichijikin.
  • Kebanyakan rumah sakit memakai sistem pembayaran langsung (直接支払制度): rumah sakit menagih langsung ke asuransi, jadi Anda hanya membayar selisihnya di kasir.
  • Kalau biaya persalinan lebih kecil dari ¥500.000, sisanya bisa Anda minta ke asuransi.
  • Klinik kecil kadang memakai sistem penerimaan perwakilan (受取代理制度): Anda sendiri yang mengajukan ke asuransi, tapi uangnya diterima klinik.

Tanyakan ke rumah sakit sejak pemeriksaan kehamilan pertama: "直接支払制度は使えますか?" (Apakah bisa pakai sistem pembayaran langsung?)

2. Ninpu no Tame no Shien Kyuufu: ¥50.000 + ¥50.000 dari kota

Sejak 1 April 2025, kota memberikan uang tunai kepada ibu hamil yang tinggal di wilayahnya. Contoh di Kota Yokohama:

  • Pemberian pertama: ¥50.000 per ibu hamil. Cara pengajuan dijelaskan saat Anda menyerahkan laporan kehamilan (妊娠届) di kantor kota/ward.
  • Pemberian kedua: ¥50.000 per bayi (kembar dua = ¥100.000). Cara pengajuan dijelaskan saat kunjungan petugas ke rumah setelah bayi lahir.

Nama program dan cara pengajuan bisa sedikit berbeda di tiap kota. Karena itu, laporkan kehamilan ke kantor kota secepatnya setelah dokter memastikan kehamilan. Saat itu Anda juga menerima Boshi Techou (母子手帳) dan kupon pemeriksaan kehamilan.

3. Shussan Teatekin: pengganti gaji saat cuti melahirkan

Kalau ibu sendiri bekerja dan ikut asuransi kesehatan perusahaan, ia berhak atas Shussan Teatekin selama tidak bekerja karena melahirkan.

  • Periode: dari 42 hari sebelum tanggal melahirkan (98 hari untuk kehamilan kembar) sampai 56 hari setelah melahirkan. Kalau bayi lahir lebih lambat dari perkiraan, hari keterlambatan juga dihitung.
  • Jumlah per hari: 2/3 dari gaji harian standar (標準報酬日額 = gaji bulanan standar ÷ 30).
  • Kalau perusahaan tetap membayar gaji tapi jumlahnya lebih kecil dari Shussan Teatekin, selisihnya yang dibayar.
  • Tidak berlaku untuk istri yang hanya menjadi tanggungan suami. Peserta Kokumin Kenkou Hoken umumnya juga tidak mendapatkannya; tanyakan ke kantor kota Anda.

Sejak Oktober 2026 syarat ikut asuransi sosial juga berubah. Baca Asuransi Sosial Jepang Berubah Oktober 2026 untuk mengecek apakah Anda termasuk peserta.

4. Ikuji Kyuugyou Kyuufukin: 67% lalu 50%, ayah juga berhak

Ini uang dari asuransi ketenagakerjaan (雇用保険) saat Anda mengambil cuti mengasuh anak (育児休業). Banyak suami Indonesia mengira cuti ini hanya untuk ibu. Itu keliru: ayah juga boleh mengambilnya, dan juga dibayar.

  • Jumlah: 67% dari gaji sebelum cuti selama 180 hari pertama, setelah itu 50%.
  • Syarat utama: Anda peserta koyou hoken (umumnya kerja 20 jam/minggu atau lebih dan diperkirakan bekerja lebih dari 31 hari), dan dalam 2 tahun sebelum cuti ada minimal 12 bulan dengan 11 hari atau lebih dibayar gaji.
  • Ada batas atas jumlah bulanan yang diperbarui setiap 1 Agustus. Gaji tinggi tidak dibayar penuh 67%.
  • Pengajuan dilakukan melalui perusahaan ke Hello Work. Siapkan rekening bank atas nama Anda.

Ada juga cuti khusus ayah dalam 8 minggu setelah bayi lahir (Sango Papa Ikukyuu / 出生時育児休業, maksimal 4 minggu dan boleh dibagi dua). Uangnya disebut Shusseiji Ikuji Kyuugyou Kyuufukin, juga 67%.

5. Shusseigo Kyuugyou Shien Kyuufukin: tambahan 13% → total 80%

Program ini mulai 1 April 2025. Tujuannya agar orang tua bisa cuti tanpa kehilangan penghasilan bersih.

  • Tambahan: 13% dari gaji sebelum cuti, maksimal 28 hari.
  • Digabung dengan 67% di atas, totalnya 80%. Karena selama cuti Anda juga dibebaskan dari iuran asuransi sosial (lihat poin 6), hasilnya setara gaji bersih penuh (手取り10割相当).
  • Syarat: ayah mengambil cuti 14 hari atau lebih dalam 8 minggu setelah bayi lahir, dan ibu mengambil cuti 14 hari atau lebih dalam 8 minggu setelah cuti melahirkan selesai.
  • Pengecualian penting: kalau istri tidak bekerja (専業主婦) atau Anda orang tua tunggal, cukup Anda saja yang mengambil cuti 14 hari. Ini kasus yang sangat umum pada keluarga pekerja Indonesia.

6. Pembebasan iuran: asuransi sosial dan Kokumin Nenkin

Selain uang masuk, ada juga uang keluar yang berhenti:

  • Peserta asuransi perusahaan: selama cuti melahirkan dan cuti mengasuh anak, iuran kesehatan dan kousei nenkin (bagian Anda dan bagian perusahaan) dibebaskan. Sejak Oktober 2022, bulan yang tidak mencakup akhir bulan pun dibebaskan kalau cuti di bulan itu 14 hari atau lebih. Iuran dari bonus hanya dibebaskan kalau cutinya lebih dari 1 bulan.
  • Peserta Kokumin Nenkin (nomor 1): iuran dibebaskan selama 4 bulan, mulai bulan sebelum bulan perkiraan lahir (kembar: 6 bulan, mulai 3 bulan sebelumnya). Laporan bisa diajukan ke kantor kota sejak 6 bulan sebelum tanggal perkiraan lahir.

Kalau Anda kesulitan membayar Kokumin Nenkin di luar masa ini, baca cara mengajukan Menjo dan Nofu Yuyo.

Bonus: Ikuji Jitan Shuugyou Kyuufukin (10%)

Kalau setelah cuti Anda kembali bekerja dengan jam kerja dipersingkat (時短勤務) untuk mengasuh anak di bawah 2 tahun, Anda bisa mendapat tambahan 10% dari gaji yang dibayarkan selama masa itu (mulai 1 April 2025). Totalnya tidak boleh melebihi gaji sebelum jam kerja dipersingkat.

Urutan mengurus: dari hamil sampai bayi lahir

  • Setelah kehamilan dipastikan dokter: lapor kehamilan (妊娠届) ke kantor kota → terima Boshi Techou dan ajukan pemberian pertama ¥50.000.
  • Bulan ke-4–5 kehamilan: beri tahu atasan/perusahaan rencana cuti melahirkan dan cuti mengasuh anak (termasuk suami). Peserta Kokumin Nenkin: ajukan pembebasan iuran.
  • Saat memilih rumah sakit: pastikan bisa pakai sistem pembayaran langsung untuk Ichijikin ¥500.000.
  • Setelah bayi lahir (dalam 14 hari): lapor kelahiran (出生届) ke kantor kota, lalu ajukan Jidou Teate (tunjangan anak) dan asuransi kesehatan bayi.
  • Saat kunjungan petugas ke rumah: ajukan pemberian kedua ¥50.000 per bayi.
  • Setelah cuti melahirkan: ajukan Shussan Teatekin melalui perusahaan.
  • Selama cuti mengasuh anak: perusahaan mengajukan Ikuji Kyuugyou Kyuufukin ke Hello Work, umumnya per 2 bulan.

Jangan lupa: setelah bayi lahir di Jepang, bayi juga perlu izin tinggal sendiri. Ajukan ke imigrasi dalam 30 hari setelah lahir.

Yang akan berubah: persalinan gratis sekitar 2028

Menurut pemberitaan media Jepang (Sakigake Shimpo, 29 Mei 2026), revisi undang-undang asuransi kesehatan yang disahkan parlemen akan membuat biaya persalinan normal ditanggung asuransi sehingga tidak perlu dibayar sendiri, mulai sekitar Juni 2028, bertahap per rumah sakit. Detail resminya, termasuk nasib Ichijikin ¥500.000, belum diumumkan di situs Kementerian. Untuk kelahiran tahun 2026–2027, sistem yang berlaku masih Ichijikin ¥500.000 seperti dijelaskan di atas.

Kalau ada komplikasi kehamilan yang perlu perawatan rumah sakit, biaya itu ditanggung asuransi biasa (30%) dan bisa dibatasi dengan Kougaku Ryouyouhi.

Kontak resmi

  • Ikuji Kyuugyou Kyuufu Call Center (厚生労働省): 0570-200-406, hari kerja 8.30–17.15 (bahasa Jepang).
  • Ichijikin dan Shussan Teatekin: bagian HR perusahaan, atau asuransi kesehatan Anda (Kyoukai Kenpo / Kenpo Kumiai). Peserta Kokumin Kenkou Hoken: kantor kota.
  • Pemberian ¥50.000 dari kota: bagian kesejahteraan anak/keluarga di kantor kota tempat Anda tinggal.

Disclaimer: Artikel ini adalah informasi umum per 22 Oktober 2026, bukan nasihat hukum atau keuangan. Jumlah, syarat, dan prosedur dapat berubah dan bisa berbeda tergantung asuransi dan kota Anda. Selalu konfirmasi ke perusahaan, asuransi kesehatan, Hello Work, atau kantor kota sebelum mengambil keputusan.

BagikanWhatsAppLINEFacebook