Lewati ke konten utama

Keigo Pelayanan Pelanggan (接客用語): 8 Frasa Wajib Restoran & Hotel + Baito Keigo yang Harus Dihindari

Sekitar 4 menit membaca

Kerja di restoran atau hotel Jepang? Kuasai delapan frasa pelayanan wajib (接客八大用語), bedakan sonkeigo untuk tindakan tamu dan kenjougo untuk tindakanmu sendiri, lalu hindari lima baito keigo yang paling sering ditegur atasan.

Ilustrasi garis datar seorang staf restoran dan hotel berseragam sedang membungkuk sopan kepada tamu yang duduk, dikelilingi nampan berisi cangkir teh, buku menu, bel resepsionis, dan handuk lipat

Di restoran dan hotel Jepang, bahasa yang kamu pakai kepada tamu bukan bahasa yang sama dengan bahasa untuk rekan kerja. Ada satu set frasa tetap yang muncul hampir setiap hari — orang Jepang menyebutnya 接客八大用語 (sekkyaku hachidai yougo), delapan frasa pelayanan. Begitu delapan frasa ini keluar otomatis, sisa pekerjaan terasa jauh lebih ringan.

Yang akan kamu pelajari:

  • Delapan frasa pelayanan wajib beserta situasi pemakaiannya
  • Cara membedakan sonkeigo (tindakan tamu) dan kenjougo (tindakanmu sendiri)
  • Lima baito keigo yang sering ditegur atasan, beserta bentuk penggantinya
  • Frasa khusus restoran: menerima pesanan, mengantar makanan, membereskan meja, kasir
  • Frasa khusus hotel: check-in, mengantar tamu, menanggapi keluhan, check-out

Kenapa frasa pelayanannya selalu sama

Di tempat kerja Jepang yang berhubungan dengan tamu, keigo tidak dipakai untuk memamerkan kemampuan bahasa. Fungsinya justru sebaliknya: menyeragamkan. Semua staf mengucapkan kalimat yang sama pada situasi yang sama, sehingga tamu langsung tahu apa yang sedang terjadi hanya dari bentuk kalimatnya, dan staf baru tidak perlu mengarang kalimat sendiri di detik yang paling sibuk.

Karena itu, pada tahap awal hafalan lebih menolong daripada teori. Kerangka besar keigo tetap perlu kamu pahami — bisa dibaca di dasar-dasar keigo — tetapi di lantai restoran atau di lobi hotel, yang benar-benar menyelamatkanmu adalah frasa siap pakai.

1. Delapan frasa pelayanan (接客八大用語)

  • いらっしゃいませ (irasshaimase) — Selamat datang. Diucapkan saat tamu masuk. Tamu tidak perlu menjawab, jadi jangan menunggu balasan.
  • かしこまりました (kashikomarimashita) — Baik, saya mengerti. Dipakai saat menerima pesanan atau permintaan tamu. Lebih sopan daripada 分かりました.
  • 少々お待ちください (shoushou omachi kudasai) — Mohon tunggu sebentar. Bentuk yang lebih halus: 少々お待ちくださいませ.
  • お待たせいたしました (omatase itashimashita) — Terima kasih sudah menunggu. Ucapkan setiap kali kembali ke tamu, walaupun tamu hanya menunggu sepuluh detik.
  • 恐れ入ります (osore irimasu) — Maaf merepotkan, atau terima kasih. Dipakai sebelum meminta sesuatu kepada tamu, misalnya sebelum meminta tamu bergeser.
  • 申し訳ございません (moushiwake gozaimasen) — Mohon maaf. Bentuk permintaan maaf paling formal. すみません terlalu ringan untuk tamu.
  • ありがとうございました (arigatou gozaimashita) — Terima kasih. Bentuk lampau dipakai saat tamu pulang atau transaksi selesai.
  • 失礼いたします (shitsurei itashimasu) — Permisi. Dipakai saat masuk ke ruangan tamu, mendekati meja, atau mengambil sesuatu dari meja.

Kalau hari pertama kamu hanya sempat menghafal tiga, pilih いらっしゃいませ, かしこまりました, dan 申し訳ございません. Tiga frasa ini menutup sebagian besar situasi.

2. Sonkeigo dan kenjougo: yang penting arahnya

Aturan praktisnya cukup satu kalimat: tindakan tamu dinaikkan (sonkeigo), tindakanmu sendiri direndahkan (kenjougo).

Tindakan tamu — pakai sonkeigo:

  • 食べる → 召し上がる (meshiagaru) — makan
  • 見る → ご覧になる (goran ni naru) — melihat
  • 来る・行く・いる → いらっしゃる (irassharu) — datang, pergi, ada
  • 言う → おっしゃる (ossharu) — berkata
  • する → なさる (nasaru) — melakukan
  • 待つ → お待ちになる (omachi ni naru) — menunggu

Tindakanmu sendiri — pakai kenjougo:

  • 見る → 拝見する (haiken suru) — melihat, misalnya melihat voucher tamu
  • 行く・来る → 参る/伺う (mairu / ukagau) — datang
  • 言う → 申す (mousu) — berkata
  • する → いたす (itasu) — melakukan
  • 持っていく → お持ちする (omochi suru) — membawakan

Perhatikan pasangan お待ちになる dan お待ちする. Bentuknya mirip, tetapi arahnya berlawanan: yang pertama untuk tamu yang menunggu, yang kedua untuk kamu yang menunggu. Salah arah di sini terdengar lebih janggal daripada salah tata bahasa biasa. Pembahasan lebih lengkap soal kesalahan arah ada di 10 kesalahan keigo yang paling sering terjadi.

3. Lima baito keigo yang sebaiknya dihindari

バイト敬語 adalah kebiasaan bahasa yang menyebar di tempat kerja paruh waktu. Tamu umumnya tetap paham maksudnya, tetapi manajer dan tamu yang lebih tua sering menganggapnya kurang rapi.

  • Kurang tepat: 千円からお預かりします → Lebih baik: 千円お預かりします. Partikel から di sini tidak punya fungsi.
  • Kurang tepat: コーヒーになります → Lebih baik: コーヒーでございます. なる berarti berubah menjadi, bukan ini adalah.
  • Kurang tepat: ご注文は以上でよろしかったでしょうか → Lebih baik: ご注文は以上でよろしいでしょうか. Pesanannya terjadi sekarang, jadi bentuk lampau tidak diperlukan.
  • Kurang tepat: お会計のほう、お願いします → Lebih baik: お会計をお願いいたします. のほう dipakai untuk membandingkan dua hal, bukan sebagai pelembut.
  • Kurang tepat: お決まりになられましたか → Lebih baik: お決まりになりましたか. Dua lapis sonkeigo (二重敬語) justru terdengar berlebihan.

Kalau tujuanmu membuat kalimat terdengar lebih lembut, yang kamu butuhkan bukan lapisan keigo tambahan, melainkan kata pengantar di awal kalimat. Contohnya ada di kusshon kotoba.

4. Alur percakapan di restoran

Menyambut dan mengantar ke meja:

  • 「いらっしゃいませ。何名様でしょうか」 — Selamat datang. Berapa orang?
  • 「お席へご案内いたします。こちらへどうぞ」 — Saya antar ke meja. Silakan lewat sini.

Menerima pesanan:

  • 「ご注文はお決まりでしょうか」 — Apakah pesanannya sudah ditentukan?
  • 「ご注文を繰り返します」 — Saya ulangi pesanannya.
  • 「以上でよろしいでしょうか」 — Apakah cukup sekian?

Mengantar makanan dan membereskan meja:

  • 「お待たせいたしました。ラーメンでございます」 — Terima kasih sudah menunggu. Ini ramennya.
  • 「熱いのでお気をつけください」 — Hati-hati, panas.
  • 「お皿をお下げしてもよろしいでしょうか」 — Boleh saya angkat piringnya?

Di kasir:

  • 「お会計は千二百円でございます」 — Totalnya seribu dua ratus yen.
  • 「一万円お預かりします」 — Saya terima sepuluh ribu yen.

Kosakata dapur, menu, dan peralatan yang lebih lengkap ada di kosakata restoran.

5. Alur percakapan di hotel

Check-in:

  • 「ご予約のお名前を伺ってもよろしいでしょうか」 — Boleh saya tanyakan nama pemesanannya?
  • 「こちらにご記入をお願いいたします」 — Mohon isi di bagian ini.
  • 「お部屋は五階の507号室でございます」 — Kamarnya nomor 507 di lantai lima.

Mengantar tamu:

  • 「お荷物をお持ちいたします」 — Biar saya bawakan barangnya.
  • 「エレベーターはこちらでございます」 — Liftnya di sebelah sini.

Permintaan dan keluhan:

  • 「かしこまりました。すぐに確認いたします」 — Baik. Saya periksa segera.
  • 「ご不便をおかけして申し訳ございません」 — Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Check-out:

  • 「お忘れ物はございませんでしょうか」 — Apakah ada barang yang tertinggal?
  • 「またのお越しをお待ちしております」 — Kami menantikan kunjungan Anda berikutnya.

Istilah operasional penginapan selengkapnya ada di kosakata perhotelan.

6. Cara berlatih supaya keluar otomatis

  • Rekam suaramu mengucapkan delapan frasa, lalu bandingkan panjang vokalnya dengan cara staf Jepang mengucapkannya. Yang paling sering meleset adalah い pada いらっしゃいませ dan お pada お待たせ.
  • Ambil satu situasi per minggu — minggu ini hanya menyambut tamu, minggu depan hanya menerima pesanan. Menghafal semuanya sekaligus biasanya berakhir bercampur.
  • Dengarkan senior di shift yang sama. Setiap tempat kerja punya kebiasaan kecil sendiri, dan meniru senior lebih cepat daripada menebak.
  • Kalau tamu berbicara terlalu cepat, katakan 「恐れ入りますが、もう一度お願いできますでしょうか」 daripada diam. Kalimat ini sopan dan aman dipakai berapa kali pun.

Catatan penting

Istilah dan aturan pelayanan bisa berbeda antar perusahaan. Banyak hotel dan jaringan restoran punya manual sendiri, termasuk frasa sapaan khas mereka. Artikel ini menjelaskan bentuk yang paling umum dipakai, bukan pengganti manual tempat kerjamu. Kalau atasan atau manual perusahaan meminta bentuk yang berbeda, ikuti instruksi tempat kerja.

Kartu belajar: 8 frasa pelayanan wajib (接客八大用語) beserta cara baca dan artinya dalam bahasa Indonesia
Kartu belajar: daftar kata kerja sonkeigo untuk tindakan tamu dan kenjougo untuk tindakan diri sendiri
Kartu belajar: 5 contoh baito keigo yang sering ditegur beserta bentuk pengganti yang lebih tepat
BagikanWhatsAppLINEFacebook