Lewati ke konten utama

Asuransi Sosial Jepang Berubah Oktober 2026: Syarat Gaji ¥88.000 Dihapus, 20 Jam/Minggu Jadi Penentu

Sekitar 5 menit membaca

Mulai Oktober 2026, syarat gaji minimal ¥88.000 per bulan untuk ikut asuransi sosial perusahaan direncanakan dihapus. Yang menentukan menjadi jam kerja 20 jam per minggu. Ini dampaknya bagi pemegang visa kazoku taizai, pekerja paruh waktu, dan pelajar.

Ilustrasi garis datar: seorang pekerja perempuan berapron dan seorang pekerja laki-laki bertopi kerja berdiri mengapit sebuah slip gaji besar dengan satu baris potongan disorot hijau; di atasnya ada ikon jam dinding, kartu asuransi kesehatan, kalender, dan tumpukan koin.

Mulai Oktober 2026, syarat gaji minimal ¥88.000 per bulan untuk ikut asuransi sosial perusahaan (社会保険 / shakai hoken) direncanakan dihapus. Setelah itu, siapa pun yang bekerja 20 jam per minggu atau lebih di perusahaan yang termasuk sasaran akan didaftarkan ke kenko hoken (asuransi kesehatan) dan kosei nenkin (pensiun karyawan), berapa pun besar gajinya.

Yang paling terasa: pasangan pemegang visa 家族滞在 (kazoku taizai) yang bekerja paruh waktu, dan siapa pun yang selama ini sengaja menahan jam kerja supaya tetap di bawah "tembok ¥1,06 juta".

Tanggal pengecekan sumber: 24 Agustus 2026. Informasi di bawah diambil dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan (厚生労働省) dan Japan Pension Service (日本年金機構). Situs Kementerian menulis penghapusan ini sebagai rencana (撤廃予定), jadi tanggal pastinya masih bisa berubah. Cek ulang sebelum mengubah jam kerjamu.

Apa yang berubah pada Oktober 2026

Sekarang, pekerja paruh waktu baru masuk asuransi sosial perusahaan kalau memenuhi semua syarat berikut:

  • Jam kerja yang ditetapkan dalam kontrak 20 jam per minggu atau lebih
  • Gaji pokok bulanan ¥88.000 atau lebih
  • Diperkirakan bekerja lebih dari 2 bulan
  • Bukan pelajar (ada pengecualian, lihat di bawah)
  • Perusahaan punya 51 karyawan berasuransi pensiun atau lebih

Mulai Oktober 2026, syarat gaji ¥88.000 dihapus. Sisanya tetap berlaku.

Kenapa syarat gaji itu dihapus

Kementerian menjelaskan alasannya sederhana: upah minimum sudah naik. Karena upah minimum regional di seluruh 47 prefektur sudah melewati ¥1.016 per jam, orang yang bekerja 20 jam per minggu otomatis sudah melewati ¥88.000 sebulan. Jadi syarat gaji itu tidak lagi berfungsi sebagai penyaring.

Hitungannya: ¥1.016 × 20 jam × 52 minggu ÷ 12 bulan ≈ ¥88.053.

Siapa yang paling terpengaruh

1. Pasangan pemegang visa 家族滞在 Izin kerja di luar status (資格外活動許可 / shikakugai katsudo kyoka) untuk visa kazoku taizai dibatasi 28 jam per minggu. Artinya, rentang 20–28 jam per minggu — rentang yang sangat umum dipakai — sekarang masuk sasaran asuransi sosial perusahaan.

2. Orang yang mengatur jam kerja demi "tembok ¥1,06 juta" Strategi menahan gaji di bawah ¥88.000 per bulan tidak lagi menghindarkan kamu dari pendaftaran. Yang menentukan sekarang adalah jam kerja, bukan besar gaji.

3. Pekerja paruh waktu dengan upah tinggi tapi jam sedikit Kalau jam kerja kontrakmu di bawah 20 jam per minggu, kamu tidak masuk sasaran, meskipun gaji per jam tinggi. Lembur pada dasarnya tidak dihitung — yang dipakai adalah jam kerja yang tertulis di kontrak.

4. Pelajar (visa 留学) — pada dasarnya tidak terpengaruh Pelajar pada dasarnya dikecualikan. Tapi ada pengecualian dari pengecualian: yang sudah punya surat keterangan akan lulus, sedang cuti kuliah, atau kuliah kelas malam/jarak jauh bisa tetap jadi sasaran. Baca FAQ kerja part-time dengan visa pelajar.

Apa yang dipotong dari gaji

Iuran asuransi sosial dibagi dua antara perusahaan dan karyawan (労使折半 / roshi seppan).

  • Kosei nenkin (pensiun karyawan): tarif totalnya 18,300%, jadi yang dipotong dari gajimu adalah setengahnya, 9,150%
  • Kenko hoken (asuransi kesehatan): tarifnya berbeda-beda menurut penyelenggara dan prefektur, dan juga dibagi dua
  • Kaigo hoken (asuransi perawatan): ditambahkan untuk yang berusia 40 tahun ke atas

Kalau kamu belum terbiasa membaca potongan di slip gaji, mulai dari cara membaca slip gaji Jepang dan potongannya.

Apa yang kamu dapat sebagai gantinya

Potongan memang membuat uang yang masuk rekening berkurang. Tapi kamu berpindah dari kokumin kenko hoken + kokumin nenkin (atau dari status tanggungan) ke sistem karyawan, dan itu membawa beberapa hal:

  • Perusahaan membayar separuh iuranmu
  • Uang pensiun di masa depan bertambah karena masa kosei nenkin ikut dihitung
  • Ada tunjangan sakit (傷病手当金 / shobyo teate kin) saat tidak bisa bekerja karena sakit atau cedera
  • Ada tunjangan melahirkan (出産手当金 / shussan teate kin)
  • Ada jaminan disabilitas dari kosei nenkin, bukan hanya dari kokumin nenkin

Penjelasan sistem pensiunnya ada di cara mengurus nenkin di Jepang untuk WNI.

"Tembok ¥1,3 juta" tidak ikut berubah

Ini sering tertukar. Japan Pension Service menegaskan bahwa syarat penghasilan di bawah ¥1,3 juta per tahun untuk diakui sebagai tanggungan (被扶養者 / hifuyosha) dalam asuransi kesehatan tidak berubah.

Tapi perhatikan urutannya: kalau kamu memenuhi syarat pendaftaran sebagai karyawan, kamu menjadi peserta sendiri, bukan tanggungan — walaupun penghasilanmu masih di bawah ¥1,3 juta. Jadi yang dicek duluan adalah jam kerja dan syarat perusahaan, bukan angka ¥1,3 juta.

Ukuran perusahaan juga akan diperluas bertahap

Syarat "51 karyawan atau lebih" akan diturunkan sedikit demi sedikit menurut jadwal berikut:

  • Oktober 2027: 36 karyawan atau lebih
  • Oktober 2029: 21 karyawan atau lebih
  • Oktober 2032: 11 karyawan atau lebih

Jadi kalau tempat kerjamu sekarang terlalu kecil untuk masuk sasaran, dalam beberapa tahun ke depan bisa berubah. Rincian kewajiban pendaftaran ada di pendaftaran karyawan ke asuransi sosial.

Kalau kamu berencana pulang ke Indonesia

Masa kosei nenkin yang terkumpul tidak otomatis hilang saat kamu pulang. Ada sistem dattai ichijikin (脱退一時金 / uang sekaligus penarikan) dengan syarat utama:

  • Bukan warga negara Jepang
  • Sudah tidak punya alamat di Jepang
  • Punya masa kepesertaan kosei nenkin 6 bulan atau lebih
  • Belum memenuhi masa 10 tahun untuk pensiun hari tua
  • Diajukan dalam 2 tahun sejak tanggal kamu tidak lagi punya alamat di Jepang

Untuk yang kehilangan status kepesertaan sejak April 2021, jumlah bulan yang dipakai dalam perhitungan maksimal 60 bulan. Sebelum itu maksimal 36 bulan.

Perlu diingat: kalau kamu menerima dattai ichijikin, masa kepesertaan yang sudah dibayarkan itu dianggap hilang untuk perhitungan pensiun. Pertimbangkan baik-baik kalau kamu berencana kembali bekerja di Jepang.

Yang perlu kamu lakukan sekarang

  1. Lihat kontrak kerjamu. Berapa jam per minggu yang tertulis di sana? Angka itu, bukan jam kerja aktualmu, yang menentukan.
  2. Tanya bagian HR apakah perusahaanmu sekarang termasuk sasaran (51 karyawan berasuransi pensiun atau lebih).
  3. Kalau kamu pemegang visa 家族滞在, cek batas 28 jam per minggu pada izin kerja di luar statusmu, dan cek juga apakah kamu masih terdaftar sebagai tanggungan pasangan. Lihat FAQ visa kazoku taizai.
  4. Hitung ulang penghasilan bersihmu dengan asumsi potongan tambahan sekitar 9,15% untuk kosei nenkin plus separuh iuran kenko hoken.
  5. Cek lagi menjelang Oktober 2026. Statusnya masih rencana; situs Kementerian akan memuat pengumuman resminya.

Sumber resmi

  • 厚生労働省「社会保険の適用拡大について」
  • 日本年金機構「短時間労働者に対する健康保険・厚生年金保険の適用の拡大」
  • 厚生労働省「社会保険適用拡大特設サイト — 加入の要件」
  • 日本年金機構「厚生年金保険の保険料」
  • 日本年金機構「脱退一時金の制度」
  • 出入国在留管理庁「『家族滞在』の在留資格に係る資格外活動許可について」

Artikel ini disusun dari informasi publik lembaga resmi Jepang per 24 Agustus 2026 dan bersifat penjelasan umum, bukan nasihat hukum, pajak, atau ketenagakerjaan untuk kasus perorangan. Aturan dan tanggal pelaksanaan dapat berubah. Untuk keputusan yang menyangkut kontrak kerja, visa, atau pendaftaran asuransimu, konsultasikan dengan bagian HR tempat kerjamu, kantor pensiun (年金事務所) terdekat, atau tenaga ahli seperti 社会保険労務士.

BagikanWhatsAppLINEFacebook