- Beranda
- Topik
- Bahasa Jepang
- Membaca Dokumen
Kiroku & Moushiokuri di Kaigo: Cara Menulis Catatan Perawatan dan Serah Terima Shift dalam Bahasa Jepang (JLPT N3–N2)
Bekerja di kaigo? Yang paling sering terasa berat bukan merawat penghuni, melainkan menulis kiroku (記録) dan menyampaikan moushiokuri (申し送り). Pelajari lima aturan dasar penulisan catatan perawatan, kata kerja yang wajib dipakai, kosakata vital sign sampai ekskresi, dan kerangka serah terima shift lima bagian.

Daftar isi
Di panti dan fasilitas kaigo, pekerjaanmu tidak selesai saat shift berakhir. Semua yang kamu lihat dan lakukan harus tersimpan dalam 記録 (kiroku, catatan perawatan) dan tersampaikan lewat 申し送り (moushiokuri, serah terima shift). Dua hal inilah yang paling sering membuat pekerja asing merasa berat — bukan karena kosakatanya sulit, melainkan karena bentuk kalimatnya punya aturan sendiri yang berbeda dari bahasa percakapan.
Yang akan kamu pelajari:
- Lima aturan dasar menulis kiroku yang dipakai hampir semua fasilitas
- Kata kerja dan pola kalimat yang muncul hampir setiap hari di catatan perawatan
- Kosakata vital sign, makan, ekskresi, mandi, dan perpindahan posisi
- Kerangka moushiokuri lima bagian beserta contoh kalimat siap pakai
- Cara menulis yang sebaiknya dihindari, terutama kalimat opini dan tebakan diagnosis
1. Kenapa kiroku dan moushiokuri diperlakukan serius
Catatan perawatan bukan buku harian pribadi. Isinya dibaca oleh perawat, dokter yang berkunjung, kepala unit, dan kadang keluarga penghuni. Saat ada pemeriksaan dari pemerintah daerah (監査, kansa), catatan itulah yang menjadi bukti bahwa perawatan benar-benar dilakukan. Karena itu kalimat yang kabur bukan hanya sulit dibaca, tetapi juga bisa merepotkan fasilitasmu.
Moushiokuri punya fungsi yang berbeda: memastikan shift berikutnya tahu apa yang perlu diperhatikan malam ini. Kalau kamu lupa menyampaikan satu hal kecil — misalnya seorang penghuni hanya menghabiskan setengah porsi makan siang — staf malam tidak punya cara lain untuk mengetahuinya.
Gaya bahasanya juga bukan keigo percakapan. Kiroku umumnya ditulis pendek dan datar, sering berakhir dengan 〜した atau 〜が見られた, tanpa です・ます. Sebaliknya moushiokuri diucapkan dengan bahasa sopan biasa. Kalau kerangka keigo-mu belum kokoh, dasar-dasar keigo bisa dibaca lebih dulu. Kosakata dasar bidang kaigo sendiri sudah dibahas terpisah di kosakata kaigo.
2. Lima aturan dasar menulis kiroku
Aturan 1 — pisahkan fakta dan dugaan. Tulis apa yang kamu lihat dan dengar, bukan apa yang kamu simpulkan. Bandingkan 「痛みを訴えられた」 (penghuni menyampaikan bahwa sakit) dengan 「痛そうだった」 (sepertinya sakit). Yang pertama fakta, yang kedua penilaianmu. Untuk mengutip ucapan penghuni, pakai 〜と訴えられた atau 〜と話された.
Aturan 2 — selalu cantumkan waktu. 「10時30分」「昼食後」「夜間巡回時」. Tanpa waktu, catatan kehilangan sebagian besar nilainya karena tidak bisa dihubungkan dengan kejadian lain.
Aturan 3 — perjelas siapa pelakunya. Siapa yang melakukan: 利用者 (riyousha, penghuni) atau 職員 (shokuin, staf). Kalimat 「移乗した」 tanpa subjek bisa berarti penghuni pindah sendiri atau kamu yang memindahkan — dua hal yang sangat berbeda.
Aturan 4 — pakai angka, bukan kata sifat. 「水分を200ml摂取」 lebih berguna daripada 「たくさん飲まれた」. Untuk porsi makan, banyak fasilitas memakai satuan sepersepuluh: 主食10割 berarti nasi habis, 副食5割 berarti lauk tersisa separuh.
Aturan 5 — tulis segera, dan jangan hapus. Menulis di akhir shift dari ingatan membuat waktu dan angka meleset. Kalau salah tulis, aturan umum di fasilitas Jepang adalah mencoret dengan dua garis lalu membubuhkan paraf, bukan menghapus atau menutup dengan tip-ex. Aturan koreksi berbeda-beda antar fasilitas, jadi tanyakan format tempat kerjamu.
3. Kata kerja dan pola kalimat inti
Catatan perawatan sebenarnya berputar di sekitar belasan kata kerja yang sama. Begitu kamu hafal daftar ini, sebagian besar kalimat tinggal disusun.
- 〜が見られた (~ga mirareta) — terlihat, teramati. Contoh: 「ふらつきが見られた」
- 〜を訴えられた (~o uttaerareta) — penghuni mengeluhkan. Contoh: 「腰の痛みを訴えられた」
- 〜を介助した (~o kaijo shita) — dibantu. Tingkatannya: 全介助 (bantuan penuh), 一部介助 (bantuan sebagian), 見守り (hanya diawasi), 自立 (mandiri)
- 〜を促した (~o unagashita) — mengajak atau menganjurkan. Contoh: 「水分摂取を促した」
- 〜を拒否された (~o kyohi sareta) — menolak. Contoh: 「入浴を拒否された」
- 〜にて (~nite) — di (bentuk tulis dari で). Contoh: 「居室にて」
- 〜のため (~no tame) — karena. Contoh: 「発熱のため入浴中止」
- 〜を実施した (~o jisshi shita) — dilaksanakan. Contoh: 「清拭を実施した」
Contoh kalimat utuh:
- 「10時、居室にて右膝の痛みを訴えられる。看護師へ報告。」
- 「昼食は主食8割、副食10割摂取。むせ込みは見られず。」
- 「入浴は一部介助にて実施。浴室内でのふらつきなし。」
- 「14時、水分摂取を促すも拒否された。15時に再度声かけ予定。」
Perhatikan bahwa kalimatnya pendek dan tidak memakai です・ます. Ini normal untuk kiroku, bukan tanda bahasa yang kasar.
4. Kosakata pencatatan harian
Vital sign (バイタル):
- 体温 (taion) — suhu tubuh
- 血圧 (ketsuatsu) — tekanan darah
- 脈拍 (myakuhaku) — denyut nadi
- 呼吸 (kokyuu) — pernapasan
- 酸素飽和度 (sanso houwado) — saturasi oksigen, sering ditulis SpO2
Makan dan minum (食事・水分):
- 主食 (shushoku) — makanan pokok, biasanya nasi
- 副食 (fukushoku) — lauk
- 摂取量 (sesshuryou) — jumlah yang dikonsumsi
- 完食 (kanshoku) — habis seluruhnya
- むせ込み (musekomi) — tersedak
- 刻み食 (kizamishoku) — makanan yang dicacah halus
Ekskresi (排泄):
- 排尿 (hainyou) — buang air kecil
- 排便 (haiben) — buang air besar
- 失禁 (shikkin) — mengompol
- おむつ交換 (omutsu koukan) — ganti popok
- 便秘 (benpi) — sembelit
Mandi dan kebersihan (入浴・清潔):
- 入浴 (nyuuyoku) — mandi berendam
- 清拭 (seishiki) — menyeka badan
- 足浴 (sokuyoku) — merendam kaki
- 口腔ケア (koukuu kea) — perawatan mulut
Perpindahan dan kondisi (移動・状態):
- 移乗 (ijou) — pindah posisi, misalnya dari tempat tidur ke kursi roda
- 歩行 (hokou) — berjalan
- 転倒 (tentou) — jatuh
- ふらつき (furatsuki) — limbung, oleng
- 傾眠 (keimin) — mengantuk berat, mudah tertidur
- 発熱 (hatsunetsu) — demam
- 発赤 (hosseki) — kemerahan pada kulit
Kalau kamu perlu menjelaskan gejala kepada perawat atau dokter dengan kalimat percakapan, pola kalimatnya dibahas di bahasa Jepang di rumah sakit.
5. Kerangka moushiokuri lima bagian
Serah terima shift yang baik hampir selalu mengikuti urutan yang sama. Ikuti lima bagian ini dan kamu tidak akan kehilangan arah di tengah kalimat.
- Siapa — nama penghuni dan nomor kamar. 「305号室の田中様の件です」
- Kapan — waktu kejadian. 「本日14時ごろ」
- Apa — fakta yang terjadi. 「37度8分の発熱がありました」
- Tindakan — apa yang sudah dilakukan. 「看護師に報告し、水分をこまめにお勧めしました」
- Permintaan — apa yang perlu dilanjutkan. 「夜間も引き続き検温をお願いします」
Frasa pembuka dan penutup yang aman dipakai:
- 「申し送りをお願いします」 — mohon serah terimanya
- 「〜の件で申し送りがあります」 — ada yang perlu saya sampaikan mengenai ~
- 「特に変わりありません」 — tidak ada perubahan khusus
- 「引き続き様子観察をお願いします」 — mohon lanjutkan pemantauan
- 「何かあればご連絡ください」 — kalau ada apa-apa mohon dihubungi
- 「以上です。よろしくお願いします」 — sekian, mohon bantuannya
Kalau kamu ragu apakah sesuatu perlu dilaporkan sekarang atau cukup ditulis di catatan, kerangka hou-ren-sou membantu memutuskan. Pembahasannya ada di panduan hou-ren-sou. Istilah shift seperti 早番, 遅番, dan 夜勤 dijelaskan di cara membaca shift-hyou.
6. Cara menulis yang sebaiknya dihindari
- Menebak diagnosis. 「風邪をひいている」 bukan wewenangmu untuk menulis. Tulis yang teramati: 「37度8分の発熱があり、咳が見られた」. Penilaian medis adalah wewenang perawat dan dokter.
- Kata penilaian atau emosi. 「わがまま」「困った」 tidak boleh masuk catatan. Ganti dengan perilaku faktual: 「食事の時間を3回変更してほしいと希望された」.
- Kata kabur tanpa bukti. 「いつもより元気がない」 baru berguna kalau disertai data: 「昼食摂取量が普段の半分。発語が少なかった」.
- Singkatan buatan sendiri. Singkatan yang hanya kamu pahami membuat catatan tidak terbaca staf lain. Pakai hanya singkatan yang dipakai fasilitasmu.
- Menulis dari ingatan di akhir shift. Angka dan waktu paling mudah meleset di sini. Catat dulu di memo kecil, lalu pindahkan.
7. Cara berlatih
- Setiap minggu, salin ulang tiga catatan yang ditulis senior, lalu bandingkan dengan cara kamu menulis kejadian serupa. Ini cara tercepat menangkap gaya tulis fasilitasmu.
- Buat template pribadi untuk kejadian yang berulang: makan, mandi, ekskresi, dan penolakan. Kamu tinggal mengganti angka dan waktu.
- Latih membaca angka dengan suara: suhu, tekanan darah, dan jumlah cairan. Saat moushiokuri, angka yang tersendat lebih mengganggu daripada tata bahasa yang kurang rapi.
- Tanyakan istilah khas fasilitasmu di minggu pertama. Hampir setiap tempat punya singkatan dan format formulir sendiri.
Catatan penting
Format kiroku, aturan koreksi, satuan porsi makan, dan urutan moushiokuri berbeda-beda antar fasilitas. Artikel ini menjelaskan bentuk yang paling umum dipakai di fasilitas kaigo Jepang, bukan pengganti manual tempat kerjamu. Artikel ini juga bukan panduan medis: penilaian kondisi kesehatan penghuni adalah wewenang perawat dan dokter. Kalau atasan, perawat, atau manual perusahaan memberi instruksi yang berbeda, ikuti instruksi tempat kerjamu.



Artikel terkait
Bahasa JepangBelajarBahasa Jepang untuk Kenkou Shindan (健康診断): Cara Mengisi Monshinhyou dan Membaca Hasil Pemeriksaan (JLPT N3–N2)
Membaca Dokumen
Pemeriksaan kesehatan tahunan di perusahaan Jepang datang dengan tiga dokumen: jushinhyou, monshinhyou, dan kekkahyou. Panduan ini merangkum kosakata formulir, instruksi petugas saat pemeriksaan, istilah penilaian pada lembar hasil, dan frasa untuk bertanya kepada perusahaan.
Bahasa JepangBelajarBahasa Jepang di Rumah Sakit: Cara Menjelaskan Gejala dari Resepsi sampai Ruang Periksa (JLPT N3-N2)
Percakapan
Kosakata kondisi badan, onomatope rasa sakit (ZUKIZUKI, SHIKUSHIKU, KIRIKIRI), dan percakapan lengkap dari resepsi sampai ruang periksa di klinik Jepang, plus cara izin sakit ke perusahaan dengan keigo.
Bahasa JepangBelajarBahasa Jepang untuk Rapat Kerja (会議): Frasa Penting N3-N2
Percakapan
Kumpulan frasa bahasa Jepang untuk rapat kerja: membuka rapat, menyampaikan pendapat, setuju dan menolak dengan halus, bertanya saat tidak paham, serta melaporkan progres.
Bahasa JepangBelajarKosakata Pajak & Asuransi dalam Bahasa Jepang: Cara Membaca Slip Gaji dan Dokumen Penting
Membaca Dokumen
Pelajari kosakata bahasa Jepang seputar pajak dan asuransi: cara membaca slip gaji (kyuuyo meisai), nenmatsu chousei, gensen choushuu hyou, hingga cara klaim dattai ichijikin setelah pulang ke Indonesia.