Lewati ke konten utama

Kecelakaan Kerja di Jepang (Rousai): Jangan Serahkan Kartu Asuransi Kesehatan, Ini Cara Klaim Rousai Hoken 2026

Sekitar 8 menit membaca

Luka saat bekerja atau dalam perjalanan pergi-pulang kerja ditanggung rousai hoken, bukan asuransi kesehatan. Penjelasan formulir yang dipakai di rumah sakit (5号 / 16号の3 / 7号 / 16号の5), tunjangan istirahat 80% sejak hari keempat, kewajiban perusahaan pada 3 hari pertama, dan apa yang bisa dilakukan kalau perusahaan menolak menandatangani.

Ilustrasi seorang pekerja Indonesia dengan tangan terbalut perban berdiri di loket rumah sakit di Jepang, menyerahkan formulir klaim rousai kepada petugas sementara kartu asuransi kesehatan tetap tersimpan di dompetnya.

Kecelakaan Kerja di Jepang (Rousai): Jangan Serahkan Kartu Asuransi Kesehatan, Ini Cara Klaim Rousai Hoken

Terjatuh dari tangga di pabrik, tangan terjepit mesin, tergelincir di lantai basah dapur restoran, atau ditabrak sepeda dalam perjalanan pulang kerja. Saat panik, hampir semua orang melakukan hal yang sama di loket rumah sakit: mengeluarkan kartu asuransi kesehatan.

Untuk luka yang terjadi saat bekerja atau dalam perjalanan pergi-pulang kerja, itu justru langkah yang salah. Yang berlaku bukan asuransi kesehatan (健康保険 / kenkou hoken), melainkan rousai hoken (労災保険) — asuransi kecelakaan kerja. Bedanya besar: dengan rousai, biaya pengobatan Anda pada dasarnya nol, sedangkan dengan asuransi kesehatan Anda membayar 30% yang seharusnya tidak perlu Anda bayar.

Artikel ini merangkum apa yang harus dilakukan di rumah sakit, uang apa saja yang bisa Anda terima, dan apa yang bisa Anda lakukan kalau perusahaan tidak mau bekerja sama.

Informasi kelembagaan dalam artikel ini dikonfirmasi pada 4 September 2026 dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang (厚生労働省), Biro Tenaga Kerja Wakayama, dan Biro Tenaga Kerja Tochigi.

Ringkasan singkat

  • Luka atau sakit karena pekerjaan (gyoumu saigai / 業務災害) dan karena perjalanan pergi-pulang kerja (tsuukin saigai / 通勤災害) ditanggung rousai hoken.
  • Rousai hoken berlaku tanpa memandang kewarganegaraan. Pekerja part-time, arubaito mahasiswa, peserta magang, dan pemegang Tokutei Ginou termasuk di dalamnya.
  • Preminya 100% dibayar perusahaan. Tidak ada potongan dari gaji Anda untuk ini.
  • Di rumah sakit, katakan 「労災です」(rousai desu) dan jangan serahkan kartu asuransi kesehatan.
  • Kalau Anda tidak bisa bekerja, sejak hari keempat Anda menerima 80% dari upah harian dasar (60% tunjangan + 20% tunjangan khusus).
  • Untuk gyoumu saigai, 3 hari pertama menjadi tanggung jawab perusahaan.
  • Batas waktu klaim biaya pengobatan dan tunjangan istirahat: 2 tahun.

1. Rousai hoken itu apa, dan siapa yang tercakup

Rousai hoken adalah asuransi negara yang menanggung luka, penyakit, cacat, dan kematian yang disebabkan oleh pekerjaan atau perjalanan kerja. Yang mengurusnya adalah Roudou Kijun Kantokusho (労働基準監督署) — Kantor Pengawas Standar Ketenagakerjaan — di wilayah tempat perusahaan Anda berada.

Dalam panduan resmi klaim rousai yang diterbitkan Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan, ditegaskan bahwa rousai hoken berlaku bagi orang asing yang bekerja sebagai pekerja di Jepang tanpa memandang kewarganegaraan, dan bahwa kecelakaan yang dialami mahasiswa saat arubaito pun termasuk sasarannya.

Hal-hal yang sering disalahpahami:

  • Ini bukan fasilitas dari perusahaan yang bisa "diberikan" atau "tidak diberikan". Ini hak yang diatur undang-undang.
  • Preminya dibayar penuh oleh pemberi kerja. Karena itu, alasan "nanti perusahaan rugi" bukan alasan yang boleh membuat Anda mengalah.
  • Perusahaan kecil, kontrak pendek, atau baru masuk kerja kemarin — tetap tercakup.

2. Gyoumu saigai dan tsuukin saigai

Gyoumu saigai (業務災害) — luka atau penyakit yang timbul dari pekerjaan itu sendiri. Termasuk kecelakaan mesin, terjatuh, luka bakar, dan juga netchuushou (熱中症 / heatstroke) yang terjadi karena kondisi kerja. Tentang pencegahannya, lihat panduan mencegah heatstroke selama musim panas.

Tsuukin saigai (通勤災害) — kecelakaan dalam perjalanan pergi atau pulang kerja pada rute yang wajar. Kalau Anda menyimpang jauh dari rute untuk urusan pribadi, bagian perjalanan setelah penyimpangan itu pada umumnya tidak lagi dihitung sebagai tsuukin. Batasannya ditentukan kasus per kasus oleh kantor pengawas, jadi ceritakan rute Anda apa adanya, jangan mengarang.

Perbedaan keduanya penting karena nomor formulirnya berbeda, dan karena kewajiban perusahaan untuk 3 hari pertama hanya berlaku pada gyoumu saigai.

3. Yang harus dilakukan di rumah sakit

Kalau kondisinya berat, panggil ambulans dulu — nyawa lebih dulu, administrasi belakangan. Cara menelepon 119 dan kalimat yang perlu diucapkan ada di panduan memanggil ambulans.

Di loket, lakukan tiga hal ini:

  1. Katakan bahwa ini kecelakaan kerja. Cukup dengan 「仕事中のけがです。労災です」(shigoto-chuu no kega desu. Rousai desu) atau 「通勤中のけがです」untuk kecelakaan perjalanan.
  2. Jangan serahkan kartu asuransi kesehatan (kartu MyNumber sebagai kartu asuransi maupun shikaku kakuninsho). Untuk urusan kartu asuransi kesehatan sehari-hari, lihat perubahan kartu asuransi kesehatan 2026.
  3. Tanyakan apakah rumah sakit itu rousai shitei iryou kikan (労災指定医療機関 / fasilitas medis yang ditunjuk untuk rousai).

Kalau rumah sakitnya fasilitas yang ditunjuk: Anda menyerahkan formulir klaim melalui rumah sakit tersebut, dan pengobatan diberikan tanpa Anda membayar biaya pengobatan di loket. Formulirnya:

  • Youshiki dai 5-gou (様式第5号) — untuk gyoumu saigai
  • Youshiki dai 16-gou no 3 (様式第16号の3) — untuk tsuukin saigai

Kalau rumah sakitnya bukan fasilitas yang ditunjuk: Anda membayar dulu, lalu menagihkan biayanya ke kantor pengawas dengan formulir:

  • Youshiki dai 7-gou (様式第7号) — untuk gyoumu saigai
  • Youshiki dai 16-gou no 5 (様式第16号の5) — untuk tsuukin saigai

Formulir jenis ini diserahkan langsung ke Roudou Kijun Kantokusho yang berwenang, bukan lewat rumah sakit. Simpan semua kuitansi dan rincian tagihan.

Kalau Anda pindah rumah sakit: ada formulir tersendiri, yaitu youshiki dai 6-gou (様式第6号) untuk gyoumu saigai dan dai 16-gou no 4 (様式第16号の4) untuk tsuukin saigai, yang diserahkan lewat rumah sakit yang baru.

Semua formulir bisa diunduh dari situs Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan. Untuk menjelaskan gejala dalam bahasa Jepang, lihat kosakata di rumah sakit.

4. Kalau terlanjur memakai asuransi kesehatan

Sering terjadi: karena panik, kartu asuransi kesehatan diserahkan dan Anda membayar 30%. Ini bisa diperbaiki, tetapi jangan didiamkan.

  • Segera hubungi rumah sakit dan katakan bahwa ini kasus rousai, lalu tanyakan apakah pergantian penanganan masih bisa dilakukan di rumah sakit tersebut.
  • Kalau tidak bisa, hubungi penyelenggara asuransi kesehatan Anda (kyoukai kenpo, kenpo kumiai, atau bagian asuransi kesehatan balai kota untuk kokumin kenkou hoken) dan Roudou Kijun Kantokusho, lalu ikuti prosedur yang mereka arahkan.
  • Semakin lama dibiarkan, prosedurnya semakin rumit — dan Anda mungkin diminta mengembalikan dulu bagian yang sudah dibayar asuransi kesehatan.

Yang pasti: memakai asuransi kesehatan untuk luka kerja bukan jalan pintas yang menguntungkan Anda.

5. Uang selama Anda tidak bisa bekerja

Kalau karena luka itu Anda tidak bisa bekerja dan tidak menerima upah, ada kyuugyou (hoshou) tou kyuufu (休業(補償)等給付) — tunjangan istirahat.

Menurut penjelasan resmi Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan:

  • Dibayar sejak hari keempat ketidakhadiran.
  • Besarnya 80% dari kyuufu kiso nichigaku (給付基礎日額 / upah harian dasar), terdiri dari tunjangan istirahat 60% ditambah tunjangan khusus istirahat 20%.
  • Kyuufu kiso nichigaku pada dasarnya adalah upah rata-rata menurut Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan: total upah selama 3 bulan sebelum kecelakaan dibagi jumlah hari kalender dalam periode itu.
  • Untuk 3 hari pertama (masa tunggu), pada kasus gyoumu saigai perusahaanlah yang wajib memberikan kompensasi istirahat. Kewajiban perusahaan untuk masa tunggu ini tidak berlaku pada tsuukin saigai.

Perhatikan bahwa yang dihitung adalah upah harian dasar, bukan gaji bulanan penuh. Kalau lembur Anda selama ini besar dan tidak tercatat dengan benar, jumlah yang Anda terima juga ikut mengecil. Soal upah dan lembur yang tidak dibayar, lihat cara mengumpulkan bukti dan melapor.

Kalau kondisi Anda meninggalkan cacat setelah pengobatan selesai, ada tunjangan cacat (障害(補償)等給付) yang terpisah, dengan tingkatan sesuai derajat cacat. Untuk keluarga yang ditinggalkan bila terjadi kematian, ada tunjangan ahli waris dan biaya pemakaman.

6. Kalau perusahaan tidak mau bekerja sama

Ini bagian yang paling sering menimpa pekerja asing. Beberapa pola yang perlu Anda kenali:

"Pakai asuransi kesehatan saja." Untuk luka kerja, ini tidak sesuai aturan. Tetap ajukan rousai.

"Nanti perusahaan kena masalah, jangan lapor." Menyembunyikan kecelakaan kerja punya namanya sendiri di Jepang: rousai kakushi (労災かくし). Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan mendefinisikannya sebagai perbuatan pengusaha yang, untuk menyembunyikan terjadinya kecelakaan kerja, (1) sengaja tidak menyerahkan roudousha shishoubyou houkoku (労働者死傷病報告 / laporan kecelakaan pekerja), atau (2) menyerahkannya dengan isi yang tidak benar. Kewajiban melaporkan ini didasarkan pada Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 100 dan Peraturan Pelaksanaannya Pasal 97. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif — pihak berwenang menyebutnya kejahatan.

Perusahaan menolak menandatangani kolom keterangan pemberi kerja. Formulir klaim memang punya kolom pengesahan dari perusahaan (事業主証明), tetapi panduan resmi Kementerian menuliskan bahwa bila keterangan dari perusahaan tidak bisa diperoleh, konsultasikan dengan kantor pengawas tempat formulir diserahkan. Artinya, tanda tangan perusahaan bukan pintu terkunci. Yang memutuskan diakui atau tidaknya klaim adalah kantor pengawas, bukan perusahaan.

Takut dipecat karena melapor. Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan Pasal 19 melarang pemecatan selama masa istirahat untuk pengobatan luka atau penyakit akibat kerja, dan selama 30 hari setelahnya. Ada pengecualiannya — antara lain bila pemberi kerja membayar uchikiri hoshou (打切補償), atau bila usaha tidak dapat dilanjutkan karena bencana alam dan sebab tak terhindarkan lain, yang untuk itu diperlukan pengakuan dari kepala kantor pengawas. Kalau Anda diberi tahu akan dipecat pada masa ini, jangan menandatangani apa pun sebelum berkonsultasi.

Sebelum ke kantor pengawas, siapkan: nama dan alamat perusahaan, tanggal dan jam kejadian, tempat kejadian, apa yang Anda kerjakan saat itu, nama saksi, nama rumah sakit, foto lokasi atau luka bila ada, dan catatan jam kerja Anda.

7. Batas waktu klaim

Hak menuntut tunjangan rousai punya masa kedaluwarsa. Menurut penjelasan resmi Kementerian:

  • Biaya pengobatan (療養(補償)等給付): hak timbul setiap kali Anda mengeluarkan biaya, dan berlaku 2 tahun sejak hari berikutnya.
  • Tunjangan istirahat (休業(補償)等給付): hak timbul untuk setiap hari Anda tidak menerima upah, dan berlaku 2 tahun sejak hari berikutnya.
  • Tunjangan cacat (障害(補償)等給付): 5 tahun sejak hari berikutnya setelah luka atau penyakit dinyatakan sembuh (chiyu).
  • Tunjangan ahli waris (遺族(補償)等給付): 5 tahun sejak hari berikutnya setelah pekerja meninggal.
  • Biaya pemakaman (葬祭料等): 2 tahun sejak hari berikutnya setelah pekerja meninggal.
  • Tunjangan perawatan (介護(補償)等給付): 2 tahun sejak tanggal 1 bulan berikutnya setelah bulan perawatan diterima.

Dua tahun terdengar lama, tetapi berkas dan ingatan saksi cepat hilang. Ajukan secepat yang Anda bisa.

8. Checklist saat kecelakaan terjadi

  • Utamakan pengobatan. Kalau berat, panggil 119.
  • Katakan di rumah sakit bahwa ini rousai, dan jangan serahkan kartu asuransi kesehatan.
  • Tanyakan apakah rumah sakit itu fasilitas yang ditunjuk untuk rousai.
  • Beri tahu perusahaan hari itu juga, dan catat kepada siapa Anda memberi tahu, jam berapa.
  • Foto lokasi, mesin, atau kondisi lantai bila memungkinkan. Catat nama saksi.
  • Simpan semua kuitansi, resep, dan surat keterangan dokter.
  • Isi formulir sesuai jenisnya: 5号 atau 16号の3 di fasilitas yang ditunjuk; 7号 atau 16号の5 bila Anda membayar dulu.
  • Kalau perusahaan menolak menandatangani atau menyuruh diam, hubungi Roudou Kijun Kantokusho di wilayah perusahaan berada.
  • Kalau bahasa Jepang Anda belum cukup, ajak orang yang bisa membantu, atau tanyakan layanan konsultasi bahasa asing di kantor pengawas.

Sumber resmi

  • Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan (厚生労働省), "3-5 Cara menghitung kyuugyou (hoshou) tou kyuufu" — hari keempat, 60% + 20% = 80%, kewajiban perusahaan pada 3 hari masa tunggu untuk gyoumu saigai
  • Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan (厚生労働省), "7-5 Sampai kapan klaim tunjangan rousai bisa diajukan" — masa kedaluwarsa tiap jenis tunjangan
  • Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan (厚生労働省), "Panduan klaim asuransi rousai, Jilid 2" — berlaku tanpa memandang kewarganegaraan, dan arahan bila keterangan pemberi kerja tidak diperoleh
  • Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan (厚生労働省), "Apa itu rousai kakushi" — definisi, Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 100 dan Peraturan Pelaksanaan Pasal 97
  • Biro Tenaga Kerja Wakayama (和歌山労働局) — nomor formulir 5号 / 16号の3 / 7号 / 16号の5 dan tempat penyerahannya
  • Biro Tenaga Kerja Tochigi (栃木労働局), "Pembatasan pemecatan (Pasal 19)" — larangan pemecatan selama masa istirahat pengobatan dan 30 hari setelahnya, beserta pengecualiannya

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi yang dikonfirmasi pada 4 September 2026 dan bersifat panduan umum. Diakui atau tidaknya suatu kejadian sebagai kecelakaan kerja, serta besarnya tunjangan, diputuskan berdasarkan pemeriksaan atas kondisi masing-masing kasus. Untuk kasus Anda sendiri, konsultasikan dengan Roudou Kijun Kantokusho yang berwenang atau tenaga profesional yang berkompeten.

BagikanWhatsAppLINEFacebook