Lewati ke konten utama

Pulang ke Indonesia untuk Selamanya: 8 Urusan yang Wajib Dibereskan di Jepang Sebelum Berangkat (2026)

Sekitar 6 menit membaca

Lapor pindah ke luar negeri, juuminzei yang tetap ditagih, rekening bank yang wajib ditutup dan tidak boleh dijual, klaim dattai ichijikin, sampai menyerahkan kartu zairyu di bandara — disusun sesuai urutan waktu.

Ilustrasi pekerja Indonesia dengan ransel dan koper memegang papan daftar periksa, dengan ikon kantor kota, kartu bank yang dipotong, dan pesawat berangkat — persiapan pulang ke Indonesia dari Jepang

Pulang ke Indonesia untuk Selamanya: 8 Urusan yang Wajib Dibereskan di Jepang Sebelum Berangkat

Kontrak selesai, tiket sudah dibeli, koper mulai diisi. Bagian yang paling sering terlupa justru urusan kertas: lapor pindah ke luar negeri di kantor kota, pajak daerah yang masih tertagih, rekening bank yang dibiarkan terbuka, sampai kartu izin tinggal yang harus diserahkan di bandara.

Kalau salah satunya terlewat, akibatnya bisa datang setelah Anda sudah di Indonesia: tagihan pajak yang menumpuk, uang deposit apartemen yang tidak bisa diterima, atau rekening lama yang disalahgunakan orang lain atas nama Anda.

Artikel ini menyusun 8 urusan itu sesuai urutan waktu, dari sekitar 2 bulan sebelum berangkat sampai hari keberangkatan di bandara.

Informasi dicek pada 13 Oktober 2026 berdasarkan halaman resmi Imigrasi Jepang (出入国在留管理庁), Japan Pension Service (日本年金機構), Badan Jasa Keuangan (金融庁), dan contoh halaman pemerintah kota. Aturan rinci berbeda di tiap kota — selalu cek halaman kota tempat Anda terdaftar.

Ringkasan urutan waktu

  • ±2 bulan sebelum: beri tahu perusahaan, cek isi kontrak sewa apartemen
  • ±1 bulan sebelum: kirim pemberitahuan keluar apartemen, urus pajak daerah (juuminzei) bersama perusahaan
  • 2–3 minggu sebelum: atur penghentian HP, internet, listrik, gas, air
  • ±14 hari sebelum: lapor pindah ke luar negeri (転出届) di kantor kota
  • Minggu terakhir: tutup rekening bank yang tidak dipakai, siapkan formulir dattai ichijikin
  • Hari keberangkatan: serahkan kartu zairyu di bandara

1. Beri tahu perusahaan dan minta dokumen terakhir

Sampaikan rencana pulang ke perusahaan sedini mungkin. Selain tanggal berhenti kerja, tanyakan tiga hal ini:

  • Kapan gaji terakhir dibayar dan ke rekening mana. Gaji terakhir sering dibayar setelah Anda sudah pulang. Ini menentukan kapan Anda boleh menutup rekening (lihat poin 5).
  • Gensen choushuuhyou (源泉徴収票) — bukti penghasilan dan pajak yang dipotong tahun ini. Simpan, karena dibutuhkan untuk urusan pajak dan pengembalian pajak.
  • Pajak daerah (juuminzei) — apakah sisa pajak akan dipotong sekaligus dari gaji terakhir (lihat poin 3).

Kalau Anda pekerja Tokutei Ginou atau magang, kabari juga lembaga pendukung (登録支援機関) atau lembaga pengawas Anda.

2. Apartemen: kirim pemberitahuan keluar sesuai kontrak

Kontrak sewa biasanya mewajibkan pemberitahuan keluar sekitar 1 bulan sebelumnya (cek angka pastinya di kontrak Anda). Kalau terlambat, Anda bisa tetap ditagih sewa bulan berikutnya.

Hal yang perlu disiapkan:

  • Hadiri pemeriksaan kamar saat keluar (立ち会い) dan foto kondisi kamar
  • Tanyakan kapan dan ke rekening mana sisa deposit (shikikin) dikembalikan. Kalau Anda sudah di Indonesia, pastikan cara penerimaannya jelas sebelum berangkat
  • Buang barang besar (sodai gomi) lewat sistem kota, perlu reservasi beberapa hari sebelumnya

Rincian biaya yang boleh dan tidak boleh dipotong dari deposit ada di Keluar dari Apartemen di Jepang: Shikikin dan Genjou Kaifuku.

3. Pajak daerah (juuminzei): tetap harus dibayar walau Anda pulang

Juuminzei dihitung dari penghasilan tahun lalu dan ditagihkan kepada orang yang terdaftar tinggal di kota itu pada 1 Januari. Artinya, pulang di tengah tahun tidak menghapus tagihan tahun ini.

Contoh halaman Kota Okayama untuk perusahaan menjelaskan dua cara umum:

  • Dipotong sekaligus dari gaji terakhir. Untuk yang berhenti dan pulang antara Januari–Mei, sisa pajak tahun berjalan wajib dipotong sekaligus dari gaji terakhir. Perusahaan diminta menyerahkan formulir perubahan (給与所得者異動届出書) sekitar 1 bulan sebelum Anda pulang.
  • Menunjuk wakil pembayar pajak (納税管理人). Kalau tidak bisa dipotong dari gaji, Anda perlu menunjuk orang atau kantor di Jepang yang akan menerima tagihan dan membayarkannya. Anda bisa menitipkan uangnya sebelum berangkat.

Tanyakan ke perusahaan dan bagian pajak kota (市民税課) tempat Anda terdaftar. Penjelasan lengkap tentang kenapa tagihan juuminzei datang terlambat ada di Juuminzei di Jepang: Kenapa Tagihan Datang di Tahun Kedua.

4. Hentikan HP, internet, dan tagihan rumah

  • HP dan internet: hubungi operator untuk berhenti. Cek apakah ada biaya pemutusan atau sisa cicilan HP. Sisa cicilan yang tidak dibayar bisa tercatat sebagai tunggakan.
  • Listrik, gas, air: beri tahu tanggal terakhir pemakaian. Bayar tagihan terakhir sebelum berangkat, atau pastikan dibayar otomatis dari rekening yang masih aktif.
  • Kartu kredit, langganan aplikasi: hentikan dan lunasi.

Simpan nomor HP sampai urusan bank dan kantor kota selesai, karena sering dipakai untuk verifikasi.

5. Rekening bank: tutup yang tidak dipakai — jangan pernah dijual atau dipinjamkan

Ini urusan yang paling sering diremehkan. Rekening yang ditinggalkan bisa dijual atau dipinjamkan ke orang lain, lalu dipakai untuk menampung uang hasil penipuan.

Badan Jasa Keuangan Jepang (金融庁), kepolisian, dan asosiasi bank menjalankan kampanye bersama sejak November 2025 karena kerugian penipuan mencapai rekor, dan uang penipuan banyak dialirkan lewat rekening yang dijual atau dipinjamkan. Brosur kepolisian Hokkaido menyebut bahwa menyerahkan rekening kepada orang lain melanggar Undang-Undang Pencegahan Pemindahan Hasil Kejahatan (犯罪収益移転防止法) dengan ancaman pidana penjara hingga 1 tahun dan/atau denda hingga ¥1.000.000, dan meminta rekening yang tidak dipakai dikembalikan ke bank.

Yang perlu Anda lakukan:

  • Jangan menjual, menyewakan, atau "menitipkan" buku tabungan, kartu ATM, atau akun internet banking kepada siapa pun, termasuk teman atau agen yang menawarkan uang.
  • Tutup rekening yang tidak lagi dipakai di loket bank sebelum berangkat. Bawa buku tabungan, kartu ATM, kartu zairyu, dan inkan (kalau dulu didaftarkan).
  • Kalau masih ada uang yang akan masuk (gaji terakhir, pengembalian deposit), atur waktunya. Pilihannya: tunda penutupan sampai uang masuk lalu transfer ke Indonesia, atau minta pembayaran langsung ke rekening lain. Tanyakan ke bank Anda apakah rekening boleh tetap dibuka setelah Anda tidak tinggal di Jepang — aturan tiap bank berbeda.

Cara transfer uang ke Indonesia ada di Cara Membuka Rekening Bank di Jepang dan Transfer Uang ke Indonesia.

6. Lapor pindah ke luar negeri (転出届) di kantor kota

Orang asing yang terdaftar sebagai penduduk juga wajib melapor saat pindah ke luar negeri. Contoh Kota Chiba:

  • Laporan bisa diajukan mulai sekitar 14 hari sebelum tanggal keberangkatan, sampai hari keberangkatan
  • Untuk pindah ke luar negeri, tidak diterbitkan surat keterangan pindah (転出証明書)
  • Bawa kartu zairyu, My Number Card (kalau punya), dan kartu asuransi kesehatan nasional (kalau peserta 国民健康保険)

My Number Card: pemakaian lanjutan di luar negeri sejak 27 Mei 2024 hanya berlaku untuk warga negara Jepang. Bagi warga negara asing, kartu diserahkan saat lapor pindah dan tidak berlaku lagi.

Di loket yang sama, tanyakan juga penghentian asuransi kesehatan nasional dan pensiun nasional kalau Anda peserta. Kalau Anda ikut asuransi dari perusahaan (shakai hoken), kembalikan kartu asuransi ke perusahaan.

Tanggal pindah yang Anda laporkan di sini akan menjadi patokan untuk klaim dattai ichijikin (poin 7). Prosedur lapor pindah dalam negeri ada di Pindah Alamat Antar Kota di Jepang.

7. Siapkan klaim dattai ichijikin (uang pengembalian pensiun)

Kalau Anda membayar iuran pensiun (nenkin) dan tidak kembali ke Jepang, Anda mungkin bisa mengklaim dattai ichijikin. Poin penting dari Japan Pension Service:

  • Klaim diajukan dalam 2 tahun sejak tanggal Anda tidak lagi punya alamat di Jepang
  • Klaim boleh diajukan pada atau setelah tanggal pindah (転出日) atau tanggal kepesertaan berakhir, mana yang lebih akhir. Kalau dikirim sebelum berangkat, isi tanggal pada atau setelah tanggal rencana pindah
  • Pada hari Japan Pension Service menerima formulir, Anda tidak boleh lagi punya alamat di Jepang
  • Tidak bisa diklaim kalau masa iuran Anda sudah 10 tahun atau lebih

Siapkan sebelum berangkat: fotokopi paspor, nomor pensiun (基礎年金番号) atau My Number, dan data rekening penerima. Langkah lengkap ada di Dattai Ichijikin 2026: 12 Tanya Jawab.

8. Hari keberangkatan: serahkan kartu zairyu di bandara

Menurut Imigrasi Jepang, kalau Anda keluar dari Jepang tanpa izin masuk kembali, kartu zairyu wajib langsung diserahkan di pelabuhan atau bandara keberangkatan.

  • Kalau Anda pulang untuk selamanya, sampaikan kepada petugas imigrasi bahwa Anda tidak akan kembali, lalu serahkan kartu zairyu.
  • Kalau Anda keluar dengan izin masuk kembali tetapi akhirnya tidak kembali dalam masa berlakunya, kartu menjadi tidak berlaku dan wajib dikembalikan dalam 14 hari kepada Kepala Badan Imigrasi.

Kalau masih ragu apakah akan kembali ke Jepang, jangan putuskan di bandara. Pelajari dulu aturan izin masuk kembali sebelum hari keberangkatan, karena kartu yang sudah diserahkan tidak bisa dipakai lagi.

Checklist singkat untuk dicetak

  • Tanggal berhenti kerja dan tanggal gaji terakhir sudah jelas
  • Gensen choushuuhyou sudah diterima
  • Pemberitahuan keluar apartemen sudah dikirim, cara pengembalian deposit sudah jelas
  • Juuminzei: dipotong dari gaji terakhir atau wakil pembayar pajak sudah ditunjuk
  • HP, internet, listrik, gas, air sudah dijadwalkan berhenti dan tagihan terakhir dibayar
  • Rekening yang tidak dipakai sudah ditutup — tidak ada yang dijual atau dipinjamkan
  • Laporan pindah ke luar negeri (転出届) sudah diajukan, My Number Card diserahkan
  • Dokumen klaim dattai ichijikin sudah disiapkan
  • Kartu zairyu diserahkan di bandara

Sumber resmi

  • 出入国在留管理庁「在留カード・特別永住者証明書の返納について」
  • 日本年金機構「短期在留外国人の脱退一時金」
  • 金融庁「口座売買の抑止に係る官民一体・業界横断的な広報について」(28 November 2025)
  • 北海道警察:口座・通帳の譲渡に関する注意喚起チラシ
  • 千葉市:海外へ転出するときの手続き案内ページ
  • 岡山市「外国人を雇用する事業所の方へ」

Artikel ini adalah informasi umum, bukan nasihat hukum atau pajak. Aturan rinci (jadwal lapor pindah, cara bayar pajak daerah, penutupan rekening) berbeda di tiap kota dan bank, dan dapat berubah. Untuk kasus Anda, konfirmasi langsung ke kantor kota, perusahaan, bank, atau kantor imigrasi.

BagikanWhatsAppLINEFacebook