Lewati ke konten utama

Sistem Peringatan Bencana Jepang Berubah Sejak 29 Mei 2026: Arti "Level 4 Kiken Keihou" dan Kapan Harus Mengungsi

Sekitar 6 menit membaca

Sejak 29 Mei 2026, nama peringatan cuaca dan bencana di Jepang mencantumkan angka level, dan muncul tingkat baru bernama kiken keihou. Ini cara membacanya, siapa yang mengeluarkan perintah mengungsi, dan persiapan dasar di rumah.

Ilustrasi datar dua pekerja Indonesia di Jepang: seorang perempuan memeriksa peringatan berwarna di layar ponsel dan seorang pria bertopi keselamatan membawa tas siaga bencana, dikelilingi ikon botol air, senter, kotak P3K, dan awan hujan.

Sejak 29 Mei 2026, Badan Meteorologi Jepang (気象庁 / Kishouchou) mengubah nama peringatan cuaca dan bencana. Sekarang setiap peringatan langsung mencantumkan angka level di depan namanya, misalnya「レベル3大雨警報」(Level 3 Ooame Keihou).

Perubahan ini kelihatannya kecil, tapi penting: dulu banyak orang bingung apakah "警報" (keihou) itu sudah waktunya mengungsi atau belum. Sekarang angkanya langsung terlihat di HP, TV, dan aplikasi.

Artikel ini menjelaskan sistem barunya dalam bahasa yang mudah, plus persiapan dasar yang bisa kamu lakukan akhir pekan ini.

1. Apa yang berubah pada 29 Mei 2026

Menurut Badan Meteorologi Jepang, operasi "informasi cuaca kebencanaan yang baru" (新たな防災気象情報) dimulai 29 Mei 2026. Yang berubah:

  • Nama peringatan sekarang diawali angka level: 「レベル3大雨警報」bukan lagi hanya「大雨警報」
  • Ditambahkan tingkat baru bernama 危険警報 (kiken keihou) untuk Level 4
  • Informasi tanah longsor dipisah dari informasi hujan lebat, jadi jalur informasinya sendiri
  • Informasi luapan sungai hanya diterbitkan untuk sungai besar tertentu (sungai yang masuk sistem prakiraan banjir)

Yang tidak berubah: perintah mengungsi tetap dikeluarkan oleh wali kota / kepala kota-desa (市町村長), bukan oleh Badan Meteorologi.

2. Lima tingkat kewaspadaan dan siapa yang mengumumkan

Ini bagian yang paling penting untuk dihafal. Ada lima tingkat (警戒レベル / keikai level), tapi hanya Level 3 sampai 5 yang berupa perintah dari kantor kota:

  • Level 1 — 早期注意情報 (souki chuui jouhou). Dikeluarkan Badan Meteorologi. Artinya: tingkatkan kesiapan mental.
  • Level 2 — 注意報 (chuuihou), misalnya「レベル2大雨注意報」. Dikeluarkan Badan Meteorologi. Artinya: cek sekarang juga ke mana kamu akan mengungsi.
  • Level 3 — 高齢者等避難 (kourei-sha tou hinan). Dikeluarkan wali kota. Artinya: lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan orang yang butuh waktu lama bergerak mulai mengungsi sekarang.
  • Level 4 — 避難指示 (hinan shiji). Dikeluarkan wali kota. Artinya: semua orang di lokasi berbahaya harus mengungsi.
  • Level 5 — 緊急安全確保 (kinkyuu anzen kakuho). Dikeluarkan wali kota. Artinya: bencana kemungkinan sudah terjadi, nyawa terancam. Amankan diri dengan cara apa pun yang paling mungkin saat itu.

Catatan penting: Level 5 bukan target kamu. Badan Meteorologi menegaskan bahwa mengungsi harus selesai di Level 4. Level 5 adalah kondisi darurat ketika kamu sudah tidak bisa keluar dengan aman.

Badan Meteorologi juga mengingatkan bahwa informasi cuaca sering keluar lebih dulu daripada perintah wali kota. Jadi kalau situasi sudah terasa berbahaya, jangan menunggu 避難指示 — putuskan sendiri.

3. Nama peringatan baru menurut jenis bencana

Polanya sama untuk semua: 注意報 (Level 2) → 警報 (Level 3) → 危険警報 (Level 4) → 特別警報 (Level 5).

Tanah longsor (土砂災害):

  • Level 3 — レベル3土砂災害警報 (dulu: 大雨警報(土砂災害))
  • Level 4 — レベル4土砂災害危険警報 (dulu: 土砂災害警戒情報)
  • Level 5 — レベル5土砂災害特別警報 (dulu: 大雨特別警報(土砂災害))

Hujan lebat / genangan air (大雨・浸水害):

  • Level 3 — レベル3大雨警報
  • Level 4 — レベル4大雨危険警報 (tingkat yang baru dibuat)
  • Level 5 — レベル5大雨特別警報

Luapan sungai (氾濫), hanya untuk sungai besar tertentu:

  • Level 3 — レベル3氾濫警報 (dulu: 氾濫警戒情報)
  • Level 4 — レベル4氾濫危険警報 (dulu: 氾濫危険情報)
  • Level 5 — レベル5氾濫特別警報 (dulu: 氾濫発生情報)

Gelombang pasang badai (高潮):

  • Level 3 — レベル3高潮警報
  • Level 4 — レベル4高潮危険警報
  • Level 5 — レベル5高潮特別警報

Kata kunci yang paling perlu kamu kenali di layar HP adalah 危険警報 (kiken keihou) — itu Level 4, artinya waktunya keluar dari rumah.

4. Kikikuru: baca bahaya lewat warna peta

キキクル (Kikikuru) adalah peta risiko real-time dari Badan Meteorologi. Kamu tidak perlu bisa membaca kanji — cukup lihat warnanya di lokasimu:

  • Kuning (黄) — setara Level 2. Perhatikan.
  • Merah (赤) — setara Level 3. Lansia dan yang lambat bergerak mulai mengungsi.
  • Ungu (紫) — setara Level 4. Semua orang mengungsi.
  • Hitam (黒) — setara Level 5. Bencana sudah mendesak.

Simpan halaman Kikikuru sebagai bookmark di HP sebelum musim topan, bukan saat hujan sudah deras.

5. Gempa bumi: memahami Kinkyuu Jishin Sokuhou

Peringatan dini gempa (緊急地震速報) berbunyi otomatis di HP. Kriterianya menurut Badan Meteorologi: peringatan (警報) diterbitkan ketika intensitas guncangan maksimum diperkirakan shindo 5-jaku (震度5弱) atau lebih, atau tingkat guncangan periode panjang (長周期地震動階級) diperkirakan 3 atau lebih. Kriteria guncangan periode panjang ini ditambahkan sejak 1 Februari 2023.

Peringatan dikirim ke wilayah yang diperkirakan mengalami shindo 5-jaku ke atas, dan juga ke wilayah yang diperkirakan shindo 4.

Yang perlu kamu pahami: waktu yang kamu punya sangat singkat, kadang hanya beberapa detik. Jadi latih satu gerakan saja — lindungi kepala, menjauh dari kaca dan lemari, dan jangan langsung lari keluar.

Untuk kosakata dan kalimat yang dipakai saat darurat, lihat 15 kalimat bahasa Jepang untuk situasi darurat.

6. Persiapan di rumah: angka yang dianjurkan pemerintah

Menurut halaman kesiapsiagaan Kantor Perdana Menteri Jepang (首相官邸), stok minimal di rumah adalah:

  • Air minum: 3 liter per orang per hari, untuk 3 hari. Untuk keluarga 4 orang berarti sekitar 36 liter.
  • Makanan yang tahan lama: beras instan (アルファ米), makanan kaleng, ikan kering, biskuit darurat
  • Kebutuhan hidup: tisu, tisu toilet, toilet portabel (携帯トイレ), korek api, lilin, kompor gas kaleng (カセットコンロ)

Untuk bencana berskala besar, stok satu minggu dianjurkan.

Selain stok di rumah, siapkan satu tas ransel siap angkat (非常用持ち出しバッグ) yang bisa langsung dibawa keluar. Isinya minimal: air, senter, power bank, obat pribadi, fotokopi zairyu card dan paspor, sedikit uang tunai, dan kartu asuransi kesehatan.

Tambahan untuk warga Indonesia: simpan juga nomor KTP/paspor, nomor kontak keluarga di Indonesia, dan nomor KBRI/KJRI di kertas — bukan hanya di HP, karena HP bisa mati atau hilang.

7. Kalau terpisah dari keluarga: layanan pesan 171

Saat bencana besar, jaringan telepon biasanya macet. NTT menyediakan 災害用伝言ダイヤル (171), layanan titip pesan suara:

  • Gratis (tidak ada biaya panggilan)
  • Panjang satu pesan sekitar 1–30 detik
  • Bisa menyimpan sekitar 1–20 pesan per nomor telepon
  • Pesan tersimpan sampai layanan dihentikan setelah masa darurat berakhir

Layanan ini tidak selalu aktif — NTT mengaktifkannya saat terjadi bencana besar, dan mengumumkannya lewat TV, radio, dan situs resminya.

Sepakati sekarang bersama keluarga: nomor telepon rumah siapa yang akan dipakai sebagai "kotak pesan" kalau kalian terpisah.

Untuk keadaan darurat medis dan kebakaran, nomornya tetap 119, dan polisi 110. Detail cara menelepon 119 ada di panduan memanggil ambulans di Jepang.

8. Sumber informasi berbahasa Indonesia

Badan Meteorologi Jepang menyediakan halaman Multilingual Information on Disaster Risk Reduction yang memuat versi Bahasa Indonesia untuk informasi cuaca, hujan lebat, suhu tinggi, gempa bumi, tsunami, dan gunung berapi.

Simpan tautannya sebelum kamu membutuhkannya. Saat sinyal buruk dan panik, kamu tidak akan sempat mencari.

9. Yang bisa kamu lakukan minggu ini

Empat langkah, masing-masing 15 menit:

  1. Cek hazard map kota tempat tinggalmu. Cari di situs kantor kota (役所) dengan kata「ハザードマップ」. Lihat apakah rumahmu di zona banjir atau longsor.
  2. Cek lokasi tempat pengungsian terdekat (避難所). Catat alamatnya di HP dan di kertas.
  3. Pastikan alamatmu terdaftar dengan benar di kantor kota. Informasi evakuasi dan bantuan dikirim berdasarkan data alamat. Lihat cara mendaftarkan alamat tempat tinggal.
  4. Aktifkan notifikasi darurat di HP dan tambahkan aplikasi cuaca yang menampilkan Kikikuru.

Kalau kamu baru tiba di Jepang, langkah-langkah administrasi dasar lainnya ada di checklist setelah tiba di Jepang.

Ringkasan

  • Sistem nama peringatan berubah sejak 29 Mei 2026; sekarang ada angka level di nama peringatan
  • 危険警報 (kiken keihou) = Level 4 = semua orang mengungsi
  • Perintah mengungsi (Level 3–5) datang dari wali kota; peringatan cuaca (Level 1–2) dari Badan Meteorologi
  • Warna Kikikuru: kuning → merah → ungu → hitam
  • Stok air 3 liter/orang/hari untuk 3 hari; 1 minggu untuk bencana besar
  • 171 untuk pesan keluarga, 119 untuk ambulans/kebakaran, 110 untuk polisi

Catatan: Informasi dalam artikel ini dikonfirmasi pada 25 Agustus 2026 dari situs resmi Badan Meteorologi Jepang (気象庁), Kantor Kabinet bagian kebencanaan (内閣府), Kantor Perdana Menteri (首相官邸), dan NTT East. Aturan dan kriteria dapat berubah, dan pelaksanaan evakuasi berbeda-beda di setiap kota. Artikel ini bersifat informasi umum, bukan nasihat resmi. Untuk keputusan yang menyangkut keselamatan atau status tinggal, selalu konfirmasi ke kantor kota (役所) setempat atau lembaga resmi terkait.

BagikanWhatsAppLINEFacebook