Lewati ke konten utama

8 Kesalahan Umum Bahasa Jepang yang Sering Dilakukan Orang Indonesia

Sekitar 3 menit membaca
Ilustrasi kesalahan umum bahasa Jepang orang Indonesia
Bahasa Jepangmu terdengar "hampir benar" tapi orang Jepang sering bingung? Bisa jadi kamu terjebak kesalahan khas orang Indonesia. Yuk kita perbaiki satu per satu!

Yang akan kamu pelajari:

  • Kesalahan tata bahasa (bunpou) yang paling sering dilakukan pelajar Indonesia
  • Cara memakai partikel は (wa) dan が (ga) dengan benar
  • Kesalahan pengucapan huruf panjang dan konsonan ganda
  • Kata-kata yang mirip tapi artinya berbeda jauh
  • Latihan singkat supaya kamu tidak mengulang kesalahan yang sama

Kenapa Orang Indonesia Sering Salah?

Bahasa Indonesia dan bahasa Jepang punya struktur yang sangat berbeda. Bahasa Indonesia menyusun kalimat dengan pola Subjek-Predikat-Objek (S-P-O), sedangkan bahasa Jepang memakai pola Subjek-Objek-Predikat (S-O-P). Selain itu, bahasa Jepang punya partikel (joshi), tingkat kesopanan (keigo), dan bunyi khusus yang tidak ada di bahasa Indonesia. Karena itu, wajar kalau ada kesalahan. Yang penting adalah menyadarinya dan memperbaikinya.

Kesalahan 1: Tertukar は (wa) dan が (ga)

Ini kesalahan nomor satu bagi hampir semua pelajar. Secara sederhana, は menandai topik (hal yang sudah diketahui), sedangkan が menandai subjek baru atau informasi penting.

は / wa / partikel penanda topik / 私は学生です。(Watashi wa gakusei desu = Saya seorang pelajar.)

が / ga / partikel penanda subjek / 誰が来ましたか。(Dare ga kimashita ka = Siapa yang datang?)

Salah: 私が田中です (kesan seperti menjawab "siapa Tanaka?"). Benar untuk perkenalan biasa: 私は田中です (Watashi wa Tanaka desu = Saya Tanaka).

Kesalahan 2: Salah Memakai Kata Kerja "Ada"

Dalam bahasa Indonesia, "ada" dipakai untuk apa saja. Tapi bahasa Jepang membedakan benda hidup dan benda mati.

いる / iru / ada (untuk manusia & hewan) / 猫がいます。(Neko ga imasu = Ada kucing.)

ある / aru / ada (untuk benda mati & tumbuhan) / 本があります。(Hon ga arimasu = Ada buku.)

Salah: 犬があります (anjing dianggap benda mati). Benar: 犬がいます (Inu ga imasu).

Kesalahan 3: Pengucapan Huruf Panjang (Chouon)

Bunyi panjang di bahasa Jepang mengubah arti kata. Orang Indonesia sering mengucapkannya terlalu pendek.

おばさん / obasan / bibi / パン屋のおばさん (obasan penjual roti)

おばあさん / obaasan / nenek / 隣のおばあさん (obaasan tetangga)

Bedanya cuma satu bunyi panjang, tapi artinya jauh berbeda! Contoh lain: ゆき (yuki = salju) vs ゆうき (yuuki = keberanian).

Kesalahan 4: Konsonan Ganda (Sokuon) Terlewat

Huruf kecil っ menandai jeda pendek. Kalau dilewat, artinya berubah.

きて / kite / datanglah / ここに来て (kesini ya)

きって / kitte / perangko / 切手をください (minta perangko)

Contoh lain: かこ (kako = masa lalu) vs かっこ (kakko = tanda kurung).

Kesalahan 5: Menerjemahkan "Sudah" Secara Langsung

Orang Indonesia sering menerjemahkan "sudah makan" menjadi もう食べます. Padahal bentuk lampau yang benar adalah bentuk ~ました atau ~た.

食べました / tabemashita / sudah makan / もう食べました。(Mou tabemashita = Saya sudah makan.)

まだ / mada / belum / まだ食べていません。(Mada tabete imasen = Belum makan.)

Ingat: untuk "belum", pakai まだ〜ていません, bukan sekadar まだ〜ません.

Kesalahan 6: Salah Tingkat Kesopanan (Keigo)

Memakai bahasa santai (tameguchi) ke atasan atau pelanggan bisa dianggap tidak sopan. Sebaliknya, terlalu formal ke teman terasa kaku.

です・ます / desu-masu / bentuk sopan standar / わかりました。(Wakarimashita = Saya mengerti.)

だ・である / da-de aru / bentuk santai / わかった。(Wakatta = Ngerti.)

Di tempat kerja Jepang, gunakan ですます sebagai standar aman sampai kamu paham situasinya.

Kesalahan 7: Salah Kata "Panas"

Bahasa Jepang punya beberapa kata "panas" tergantung konteks.

暑い / atsui / panas (cuaca/udara) / 今日は暑いです。(Kyou wa atsui desu = Hari ini panas.)

熱い / atsui / panas (benda/air) / このお茶は熱い。(Kono ocha wa atsui = Teh ini panas.)

辛い / karai / pedas / このカレーは辛い。(Kono karee wa karai = Kari ini pedas.)

Meski 暑い dan 熱い dibaca sama (atsui), kanji dan penggunaannya berbeda.

Kesalahan 8: Lupa Partikel を (o) untuk Objek

Karena bahasa Indonesia tidak punya partikel, banyak yang melewatkan を.

を / o / partikel penanda objek / ご飯を食べます。(Gohan o tabemasu = Makan nasi.)

Salah: ご飯食べます (kurang alami dalam kalimat formal). Benar: ご飯を食べます.

Yuk Latihan!

Coba perbaiki kalimat berikut (jawaban di bawah):

  • 私が学生です。(untuk perkenalan biasa)
  • 犬があります。
  • もう食べます。(maksudnya "sudah makan")
  • ご飯食べます。

Jawaban: (1) 私は学生です (2) 犬がいます (3) もう食べました (4) ご飯を食べます。

Ringkasan

Kesalahan paling umum orang Indonesia berkaitan dengan partikel (は・が・を), pembedaan いる・ある, bunyi panjang dan konsonan ganda, serta tingkat kesopanan. Kabar baiknya, semua ini bisa diperbaiki dengan latihan sadar: dengarkan orang Jepang asli, tirukan intonasinya, dan periksa partikelmu setiap kali menulis. Jangan takut salah — justru dari kesalahan itulah bahasa Jepangmu jadi makin alami. Ganbatte!

Referensi & Sumber

  • The Japan Foundation, "Marugoto: Japanese Language and Culture" — https://www.jpf.go.jp/e/

Kartu Belajar (Simpan gambar ini di HP-mu!)

Kartu belajar kesalahan umum