Lewati ke konten utama

Bahasa Jepang untuk Keselamatan dan Bahaya di Tempat Kerja (K3)

Sekitar 1 menit membaca
TL;DR:

  1. Pahami kata bahaya secara refleks: 危ない (bahaya!), 止まれ (berhenti!).
  2. Kenali rambu: 危険 (bahaya), 立入禁止 (dilarang masuk), 非常口 (pintu darurat).
  3. Selalu pakai APD: ヘルメット, 手袋, マスク sesuai aturan.
📌 Artikel ini ditujukan untuk: semua pekerja Indonesia di Jepang — apa pun bidangnya, keselamatan nomor satu.

Apa kata bahaya yang wajib langsung dipahami?

  • 危ない (abunai / bahaya!)
  • 止まれ (tomare / berhenti!)
  • 危険 (kiken / berbahaya)
  • 注意 (chūi / hati-hati)
  • 安全第一 (anzen daiichi / keselamatan nomor satu)

Apa rambu dan istilah keselamatan yang penting?

  • 立入禁止 (tachiiri kinshi / dilarang masuk)
  • 非常口 (hijōguchi / pintu darurat)
  • 消火器 (shōkaki / alat pemadam)
  • 高温注意 (kōon chūi / awas panas) · 感電注意 (kanden chūi / awas tersengat listrik)
  • 保護具 (hogogu / alat pelindung diri): ヘルメット, 手袋, マスク

Apa frasa darurat singkat?

  • 「危ない!」 (awas!)
  • 「助けて!」 (tolong!)
  • 「ケガをしました」 (saya terluka)
  • 「すぐ呼んでください」 (tolong panggil segera)

FAQ

Kata keselamatan yang harus langsung dipahami? 危ない, 止まれ, 危険, 立入禁止.

Apa itu 非常口? Pintu darurat — ketahui lokasinya.

Sumber

  • 厚生労働省 (安全衛生): https://www.mhlw.go.jp/stf/seisakunitsuite/bunya/koyou_roudou/roudoukijun/anzen/
  • 文化庁 (日本語学習): https://www.bunka.go.jp/

Disclaimer: Informasi ini bersifat umum dan bukan nasihat hukum, pajak, atau medis resmi. Selalu rujuk instansi terkait atau profesional untuk keputusan penting.